“Kami ingin tidak ada anak di Empat Lawang yang putus sekolah hanya karena keterbatasan biaya,” katanya.
Program BSM ini menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pemerataan akses pendidikan di Empat Lawang.
Bantuan yang mungkin terlihat kecil bagi sebagian orang, justru memiliki arti besar bagi siswa yang sehari-hari harus berjuang dengan keterbatasan ekonomi.
BACA JUGA: Aksi Jambret di Jembatan Ampera, Mahasiswi Kehilangan Gelang Emas Rp12 Juta
Para siswa penerima bantuan tampak antusias.
Beberapa di antaranya mengaku akan menggunakan dana tersebut untuk membeli perlengkapan sekolah, seperti buku, seragam, hingga alat tulis.
Dukungan ini diharapkan mampu menjadi dorongan moral sekaligus materi, agar mereka tetap semangat menuntut ilmu.
Melalui program ini, Pemkab Empat Lawang ingin memastikan bahwa pendidikan tetap bisa dijangkau oleh semua kalangan, tanpa terkecuali.
Sebab, di pundak para pelajar inilah masa depan daerah akan bertumpu. (*/red)






