Ia tidak ingin ada kasus yang mencoreng pelaksanaan MBG seperti makanan basi atau insiden keracunan di sekolah.
“Jangan sampai ada kejadian seperti itu. Saya, Pak Wakil Bupati, Ketua DPRD, dan jajaran akan turun langsung meninjau dapur-dapur SPPG. Kita pastikan semuanya on the track,” tegas Joncik.
Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Empat Lawang diharapkan mampu meningkatkan asupan gizi bagi pelajar dan masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam penanganan masalah gizi di daerah terpencil.
Sejauh ini, sejumlah daerah di Sumatera Selatan juga terus memperluas jangkauan program MBG.
Di Kabupaten OKI, tercatat lebih dari 90 ribu siswa telah menerima manfaat program tersebut melalui 31 dapur SPPG yang beroperasi penuh, sementara di Lubuklinggau baru 14 dari target 25 dapur yang aktif tanpa kendala berarti.
BACA JUGA: Ombudsman Temukan Maladministrasi Program Makan Bergizi Gratis, Sumsel Jadi Sorotan
Dengan komitmen pengawasan langsung dari pemerintah daerah, Empat Lawang menjadi salah satu kabupaten yang menunjukkan langkah progresif dalam implementasi Program Makan Bergizi Gratis yang digagas pemerintah pusat. (*/red)






