Banjir Besar Kepung Lubuk Suli! Puluhan Rumah Terendam, Brimob Turun dengan Peralatan Lengkap

oleh -89 Dilihat
Banjir merendam puluhan rumah di Lubuk Suli. Brimob dikerahkan untuk evakuasi warga. Hujan masih mengguyur dan situasi terus dipantau petugas, Sabtu (29/11/2025). Foto: Istimewa

Ringkasan Berita:

° Puluhan rumah di Desa Lubuk Suli, Kerinci, terendam banjir akibat luapan Sungai Batang Merao.

° Brimob Polda Jambi mengerahkan 42 personel lengkap dengan perahu karet untuk evakuasi.

° Warga dievakuasi ke hall pengungsian, sementara hujan masih mengguyur kawasan tersebut.


JAMBI, LINTANGPOS.com — Banjir melanda Desa Lubuk Suli, Kecamatan Depati Tujuh, Kabupaten Kerinci, setelah Sungai Batang Merao meluap pada Jumat (28/11/2025).

Puluhan rumah warga terendam, dengan kedalaman air mencapai selutut hingga pinggang orang dewasa.

Jalan desa pun ikut tergenang, membuat akses warga semakin terbatas.

Sejumlah warga memilih mengungsi ke sebuah hall yang dijadikan pos sementara, sementara sebagian lainnya tetap bertahan di rumah mereka meski air terus naik.

Situasi di wilayah itu kian mengkhawatirkan karena hujan masih mengguyur Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh.

Untuk menangani kondisi tersebut, Posko Siaga Tanggap Bencana Kompi 3 Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Jambi mengerahkan tim evakuasi ke lokasi.

BACA JUGA: 11 Wilayah di Sumsel Siaga! Hujan Tak Lagi Biasa, Ancaman Banjir dan Longsor Mengintai

Sebanyak 42 personel diterjunkan untuk membantu warga yang terdampak.

“Untuk mendukung operasi kemanusiaan ini, Brimob menurunkan personel lengkap dengan peralatan pendukung antara lain 1 unit R6 Bus, 1 unit R6 Box, perlengkapan SAR Air seperti rompi pelampung, dan perlengkapan SAR Darat seperti tali jiwa, helm keselamatan, masker gas NBC, APAR, hingga 1 unit perahu karet,” jelas Dansat Brimob Polda Jambi Kombes M. Faishal Aris dalam keterangan tertulis, Jumat (28/12/2025).

Di sisi lain, Kapolda Jambi Irjen Krisno H. Siregar memastikan seluruh sarana Polri dikerahkan untuk menjaga keselamatan warga sekaligus memantau perkembangan situasi.

“Personel siaga di Posko Taktis SAR untuk memantau cuaca dan potensi bencana. Kami juga memberangkatkan 10 personel Tim SAR ke Desa Lubuk Suli untuk mengecek kondisi masyarakat dan memonitor situasi banjir,” ujarnya.

Hingga laporan diterima, situasi dilaporkan tetap aman dan terkendali. Proses evakuasi dilakukan melalui koordinasi dengan pihak terkait di lapangan.

Setiap perkembangan kondisi banjir akan terus diperbarui oleh tim, terutama jika intensitas hujan tidak kunjung mereda.

BACA JUGA: PERINGATAN BMKG: Waspadai Banjir dan Longsor di Akhir Oktober!

Banjir di Desa Lubuk Suli menjadi salah satu dampak nyata dari cuaca ekstrem yang kembali melanda wilayah Jambi pada akhir tahun.

Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi bencana susulan. (*/red)