Ringkasan Berita:
° Clicks meluncurkan Clicks Communicator awal 2026, smartphone Android berlayar kecil dengan keyboard fisik ala BlackBerry.
° Dirancang khusus untuk produktivitas dan anti doomscrolling, perangkat ini menyasar pengguna yang rindu pengalaman mengetik nyata dan komunikasi fokus.
JAKARTA, LINTANGPOS.com – Ketika iPhone pertama kali meluncur pada 2007, para raksasa teknologi sempat menertawakan Apple.
Steve Ballmer, CEO Microsoft kala itu, yakin iPhone tanpa keyboard fisik akan gagal di pasar bisnis.
Hampir dua dekade berlalu, iPhone justru mendominasi dunia.
Namun kini, sebuah perusahaan bernama Clicks berani bertanya: bagaimana jika Ballmer tidak sepenuhnya salah?
Kebangkitan Filosofi BlackBerry
Awal 2026, Clicks resmi memperkenalkan Clicks Communicator, smartphone Android mungil dengan layar 4,03 inci dan keyboard fisik QWERTY penuh di bawahnya.
BACA JUGA: Bukan BlackBerry, Ini Smartphone Baru dengan Keyboard Fisik yang Bikin Profesional Ketagihan Kerja
Perangkat ini jelas bukan untuk TikTok atau Instagram — dan itulah misinya.
“Ini bukan ponsel hiburan, tapi alat komunikasi,” seolah menjadi filosofi utama perangkat ini.
Clicks bahkan menggandeng Niagara Launcher untuk menghadirkan tampilan antarmuka berbeda.
Layar utama bukan kumpulan ikon aplikasi, melainkan daftar pesan masuk dari WhatsApp, Slack, email, hingga SMS. Segala sesuatu diarahkan ke satu tujuan: produktif tanpa distraksi.
Bukan Sekadar Nostalgia
Meski mengusung desain retro ala BlackBerry, Communicator membawa ide-ide modern.
BACA JUGA: Daftar Harga HP POCO Januari 2026 Bikin Dompet Senyum
Keyboard-nya berfungsi sebagai touchpad dengan sensor sidik jari di spasi, tersedia jack audio 3,5mm, slot microSD, dan kill switch untuk membisukan ponsel secara instan.
Yang paling mencolok adalah Signal LED di sisi perangkat — lampu RGB yang bisa dikustomisasi untuk menandai notifikasi tertentu: hijau untuk WhatsApp, biru untuk Slack, merah untuk bos, atau pink untuk pasangan.
Android, Tapi Berbeda
Berjalan di Android 16, Communicator mendukung semua aplikasi Android.
Prosesornya menggunakan chip 4nm MediaTek kelas menengah, sepadan dengan harga rilis US$500 atau US$399 untuk pre-order.
Clicks memposisikan perangkat ini sebagai ponsel kedua, namun bagi pengguna yang ingin lepas dari candu media sosial, Communicator bisa menjadi ponsel utama yang lebih sehat secara digital.
Eksperimen Berani di Era Doomscrolling
Clicks Communicator bukan untuk semua orang. Tapi bagi generasi yang merindukan BlackBerry, Palm, dan mengetik sungguhan, inilah jawaban yang sudah lama ditunggu.
Di tengah dunia yang semakin bising oleh notifikasi dan algoritma adiktif, Clicks seperti menawarkan jalan pulang: sebuah ponsel yang kembali fokus pada komunikasi. (*/red)






