Ancelotti menegaskan bahwa laga melawan Bolivia akan menjadi ujian fisik berat bagi skuad Brasil.
Kondisi ketinggian La Paz disebut bisa memengaruhi strategi dan performa tim.
“Ide saya adalah membuat beberapa perubahan. Kami sedang mengevaluasi kelelahan pemain. Ada faktor di sini yang harus kami pertimbangkan, dan itu akan memengaruhi strategi,” ujar Ancelotti.
Meski mengaku minim pengalaman melatih di ketinggian ekstrem, Ancelotti mengaku sudah banyak belajar dari para pemain yang terbiasa bermain di La Paz.
Menurutnya, pengalaman Brasil di markas Bolivia menjadi modal berharga untuk tetap tampil kompetitif.
Bagi Ancelotti pribadi, laga ini juga membawa nilai istimewa.
Ia menyebut pertandingan melawan Bolivia bukan hanya sekadar ujian kualifikasi, melainkan juga kesempatan unik dalam kariernya.
“Saya belum pernah ke Bolivia, belum pernah ke La Paz. Bagi saya, ini pengalaman penting. Saya bersemangat dan ingin tim bermain bagus serta menang. Itu selalu menjadi tujuan,” katanya.
Setelah melawan Bolivia, Brasil sudah dijadwalkan untuk menghadapi Jepang dan Korea Selatan dalam laga persahabatan pada Oktober mendatang.
Pertandingan ini sekaligus menjadi pemanasan menuju Piala Dunia 2026. (*/red)






