Detik Mencekam di Jembatan Ampera! Remaja Hampir Terjun, Polisi Berpacu Selamatkan Nyawa

oleh -893 Dilihat
oleh
Polisi menggagalkan upaya remaja yang hampir melompat dari Jembatan Ampera. Korban mengaku tertekan akibat kekerasan rumah tangga yang dialami, Sabtu (29/11/2025). Foto: Istimewa

Petugas kemudian mencoba menenangkannya dengan pendekatan verbal yang lembut.

Setelah beberapa menit, PR akhirnya bersedia dibawa ke Pos Lantas 502 di bawah Jembatan Ampera guna mendapatkan pendampingan.

Di pos lantas, PR masih terlihat terguncang. Setelah kondisinya sedikit membaik, remaja asal Lorong Jambu, Palembang itu mengaku bahwa tindakannya dipicu tekanan mental yang ia alami selama ini.

Ia mengungkap sering mendapat perlakuan kasar dari suaminya, meski pernikahan mereka baru berjalan satu tahun.

“Dia sering marah dan memukul,” kata PR lirih kepada petugas, sebagaimana disampaikan pihak kepolisian.

BACA JUGA: Penodongan di Jembatan Ampera Kembali Terjadi, Seorang Pemuda Jadi Korban

Tekanan mental akibat kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) itulah yang ia sebut sebagai pemicu keputusan nekatnya.

Kasat Lantas Polrestabes Palembang AKBP Finan S. Radipta, didampingi Kanit Gakkum Iptu Hermanto, membenarkan proses penyelamatan tersebut.

“Begitu tiba di lokasi, anggota langsung membujuk dan menenangkan korban agar tidak melompat,” ujarnya.

Setelah PR stabil, ia dibawa ke Pos Lantas 502 Ampera.

Polisi juga segera menghubungi pihak keluarga untuk menjemput korban dan memberikan dukungan. (*/red)

CEK BERITA LINTANGPOS.com di Google Search