Ketua Panitia Muswil, Agus Riansyah, menegaskan bahwa tim formatur tersebut mendapatkan mandat penuh dan waktu maksimal dua pekan untuk merampungkan kepengurusan baru.
“Keenam formatur ini mendapatkan mandat penuh untuk membentuk kepengurusan DPW PPP Sumsel lima tahun ke depan,” ujarnya.
Muswil X sendiri seharusnya dibuka langsung Ketua Umum DPP PPP, H Mardiono, namun diwakili Bendahara Umum Imam Fauzan karena agenda kenegaraan bersama Presiden Prabowo Subianto terkait ketahanan pangan.
Dalam sambutannya, Imam Fauzan menyampaikan pesan keras dan jelas:
“Mengembalikan PPP ke DPR RI adalah harga mati.”
Ia juga menilai dinamika dan perbedaan pandangan yang muncul sebagai energi politik positif bagi konsolidasi partai.
Sementara itu, Ahmad Palo mengapresiasi kedewasaan kader dalam menjaga forum tetap produktif.
BACA JUGA: 5 Nama Berebut Kursi Ketua PKB Sumsel, Muswil Panas di Palembang Kirim Kandidat ke DPP
Ia juga menegaskan sikap tegas terhadap aksi penyegelan kantor DPW PPP Sumsel.
“Kantor DPW adalah aset resmi partai dan dilindungi undang-undang. Tindakan penyegelan, perusakan, maupun kekerasan tidak bisa ditoleransi,” tegasnya, sembari memastikan langkah hukum akan ditempuh.
Muswil X PPP Sumsel pun berakhir dengan satu pesan utama: soliditas kader dan tekad kolektif untuk mengembalikan marwah PPP di Sumatera Selatan serta menembus kembali Senayan. (*/red)






