Bukhori menyebut Dr Haji Imron Aziz telah mencanangkan bantuan arsitektur masjid secara gratis untuk kebutuhan umat.
Ia mengatakan lebih dari 50 masjid telah mendapatkan pendampingan arsitektur.
BACA JUGA: Musda P3SI Lahat 2026: Gus Qudtsy Resmi Nahkodai Organisasi Perkutut
Program tersebut, menurut Bukhori, akan dilengkapi dengan perhatian terhadap akustik masjid.
Sebab, masjid bukan hanya membutuhkan bangunan yang baik, tetapi juga sistem suara yang mampu menyampaikan pesan kepada jamaah.
“Kalau menyampaikan materi akustik masjidnya lemah, maka tidak tersampaikan materi ini dengan baik,” ujarnya.
Ia bahkan membuka kemungkinan hadirnya layanan bergerak untuk membantu kebutuhan akustik masjid.
BACA JUGA: PAC ABPEDNAS Tebing Tinggi Resmi Dibentuk, Pepi Apriansyah Pimpin Organisasi
Namun, gagasan tersebut masih membutuhkan dukungan dan pembahasan lebih lanjut.
Di sisi lain, Bukhori menyinggung penguatan pendidikan Islam berbasis masjid.
Ia mendorong masjid di Empat Lawang yang memenuhi persyaratan untuk mengembangkan TKA Islam.
Menurutnya, pengurus masjid dapat mendaftarkan TKA tersebut agar bisa masuk dalam program bantuan yang tersedia melalui jaringan DMI.
BACA JUGA: Mutasi Polri, Kapolres Musi Rawas dan Muratara Berganti
Penguatan organisasi juga menjadi perhatian. Bukhori menjelaskan DMI memiliki sejumlah badan otonom, termasuk Badan Kontak Majelis Taklim dan BKPRMI.
Kehadiran berbagai unsur tersebut dinilai dapat membuat masjid tidak sekadar menjadi tempat ibadah.
Masjid diharapkan berkembang menjadi pusat pendidikan, pembinaan generasi muda, dakwah, dan aktivitas sosial masyarakat.
Bukhori juga menekankan pentingnya teknologi. DMI Sumsel, kata dia, memiliki bidang teknologi informasi yang diarahkan untuk mengikuti perkembangan zaman.
BACA JUGA: Bupati Joncik Muhammad Hadiri Apel Akbar Satlinmas di Jakabaring
“Zaman sekarang ini teknologi memang canggih,” ujarnya dengan gaya khas yang disambut suasana cair oleh jamaah.
Dalam kesempatan itu, Bukhori turut mengingatkan bahwa masjid memiliki sejarah panjang dalam melahirkan dan menggerakkan berbagai organisasi keumatan.





