Ringkasan Berita:
° Seorang pria lanjut usia, A Zuhiri (65), warga Desa Seguring Kecil, Empat Lawang, dilaporkan hilang hampir dua pekan usai pamit pergi ke kebun.
° Keluarga telah melapor ke polisi dan meminta bantuan masyarakat untuk menemukan keberadaannya.
EMPAT LAWANG, LINTANGPOS.com – Suasana Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan, mendadak diliputi kecemasan.
Seorang warga lanjut usia bernama A Zuhiri (65) dilaporkan hilang misterius hampir dua pekan setelah berpamitan pergi ke kebun — dan tak pernah kembali.
Peristiwa itu bermula pada Minggu, 21 Desember 2025, sekitar pukul 14.00 WIB. Seperti rutinitasnya, A Zuhiri berpamitan kepada keluarga untuk menuju kebun.
Ia berangkat mengenakan pakaian kebun, sepatu boots, membawa senapan angin, serta mengendarai sepeda motor kebun.
Namun hingga hari-hari berikutnya, ia tak kunjung pulang.
Kekhawatiran keluarga berubah menjadi kepanikan.
BACA JUGA: Bocah 7 Tahun Hilang Diseret Arus, Jasad Ditemukan 24 Km dari Titik Tenggelam
Berbekal harapan, mereka menyusuri kebun, hutan sekitar, hingga berbagai sudut wilayah Kecamatan Tebing Tinggi.
Sayangnya, upaya pencarian mandiri itu tak membuahkan hasil. Tak satu pun petunjuk berarti ditemukan.
Akhirnya, keluarga memutuskan melapor ke pihak kepolisian. Laporan orang hilang itu kini ditangani Polres Empat Lawang.
“Sampai saat ini belum diketahui keberadaannya. Bagi yang melihat dapat menghubungi pihak keluarga ataupun pihak kepolisian,” ujar Kasi Humas Polres Empat Lawang, AKP Sahata Silalahi, melalui keterangan tertulis.
Ciri-ciri A Zuhiri cukup mudah dikenali. Ia berkulit sawo matang, terakhir terlihat mengenakan pakaian kebun, memakai sepatu boots, membawa senapan angin, serta mengendarai motor jambrong.
Informasi ini disebarkan agar masyarakat lebih waspada dan dapat segera melapor bila melihat sosok yang sesuai ciri tersebut.
Pihak keluarga berharap kabar baik segera datang.
Mereka mengimbau siapa pun yang memiliki informasi sekecil apa pun untuk tidak ragu melapor ke kantor polisi terdekat atau langsung menghubungi nomor keluarga di 0822 9870 3681.
Kini, harapan besar bertumpu pada kepedulian masyarakat.
Di tengah heningnya kebun dan sunyinya perbukitan Empat Lawang, satu keluarga terus menanti — berharap A Zuhiri bisa pulang dengan selamat. (*/red)






