Ringkasan Berita:
° Sumsel menggelar operasi pasar murah di Palembang sepanjang Desember untuk menekan inflasi akhir tahun.
° Beras, minyak, gula, ayam, telur, cabai, hingga bawang dijual lebih murah lewat subsidi BUMD. OPM digelar di empat titik hingga 29 Desember.
PALEMBANG, LINTANGPOS.com – Menjelang tutup tahun, saat dompet warga biasanya makin ketat dan harga-harga cenderung memanjat naik,
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melangkah cepat. Lewat gelaran Operasi Pasar Murah (OPM) di berbagai titik di Kota Palembang, pemerintah mencoba meredam gejolak harga sekaligus menjaga napas daya beli masyarakat.
Deretan komoditas yang kerap jadi biang inflasi—beras, minyak goreng, gula, ayam, telur, cabai, hingga bawang—diboyong ke lapangan dengan harga jauh lebih ramah.
Sebagian besar disubsidi BUMD, membuat banderolnya ‘disunat’ signifikan dari harga pasar.
“OPM akan digelar empat kali sepanjang Desember ini di Palembang. Besok (hari ini) perdana di kantor kami,” ujar Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Sumsel, Ruzuan Efendi, Minggu (7/12/2025).
Nada suaranya terdengar lega, seolah menyimpan harapan bahwa intervensi ini bisa meredam tekanan inflasi yang mulai terasa sejak Oktober.
BACA JUGA: Bocoran Besar! MacBook Murah Apple Siap Mengguncang Pasar di 2026, Bareng iPhone 17e dan iPad Baru
Ruzuan menegaskan bahwa seluruh bahan pangan disiapkan dengan harga di bawah pasar.
“Tujuannya menjaga daya beli masyarakat dan mengendalikan inflasi Sumsel yang cenderung meningkat di akhir tahun,” jelasnya.
Empat Titik, Empat Kesempatan Berburu Harga Hemat
Tak hanya sekali, OPM menyapa warga Palembang melalui empat lokasi yang dianggap strategis dan mudah dijangkau:
- 8 Desember – Kantor DKPP Sumsel (09.00 WIB)
- 16 Desember – Terminal Perumnas Sako
- 22 Desember – Hotel Swarna Dwipa
- 29 Desember – UPTD Terminal & UPTD Penyelenggaraan Angkutan Sungai, Danau, Penyeberangan dan Laut
Gelaran ini menjadi ‘angin sejuk’ setelah beberapa komoditas melompat tinggi:
BACA JUGA: Pemkab Empat Lawang Kembali Tertibkan Pedagang di Zona Terlarang Pasar Pulo Mas
- Cabai merah keriting Rp 75.000/kg
- Cabai rawit merah Rp 80.000/kg
- Bawang merah Rp 50.000/kg
- Daging ayam Rp 38.000/kg
- Telur ayam Rp 28.000/kg
Harga OPM: Daftar yang Bikin Warga Mengangguk Puas
Berikut harga dan subsidi yang disiapkan—daftar yang tampaknya bakal membuat antrian mengular:
- Beras SPHP: Rp 57 ribu/5 kg
- Minyakita: Rp 13 ribu/liter
- Gula pasir: Rp 13 ribu/kg
- Telur ayam: Rp 22 ribu/kg
- Bawang merah: subsidi Rp 15 ribu/kg
- Bawang putih: subsidi Rp 10 ribu/kg
- Cabai rawit merah: subsidi Rp 10 ribu/kg
- Cabai merah besar: subsidi Rp 20 ribu/kg
- Cabai merah keriting: subsidi Rp 20 ribu/kg
- Daging ayam: subsidi Rp 10 ribu/kg
- Ikan makarel: subsidi Rp 10 ribu/kg
- Ikan giling kakap: subsidi Rp 10 ribu/kg
Dengan harga-harga yang mendadak “jinak” ini, warga Palembang bisa bernapas lebih lega di tengah tekanan musim belanja akhir tahun. (*/red)






