Gubernur menegaskan, lomba Kadarkum bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga sarana edukasi untuk membentuk masyarakat yang cerdas hukum, memahami hak dan kewajiban sebagai warga negara, serta menghindari berbagai tindakan yang melanggar hukum.
“Dengan meningkatnya kesadaran hukum, kita berharap angka pelanggaran dan tindak kriminalitas dapat terus berkurang. Masyarakat yang paham hukum akan lebih beradab, tertib, dan saling menghargai,” tambahnya.
Lebih lanjut, Herman Deru mengajak para peserta menjadikan kegiatan ini sebagai momentum memperkuat semangat belajar dan memahami hukum sebagai bagian penting dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
“Jadikan ajang ini sebagai langkah awal untuk terus mempelajari dan memahami hukum. Dari sinilah lahir generasi yang mampu menjadi teladan dalam menegakkan nilai-nilai keadilan,” pesan Gubernur.
Lomba Kadarkum 2025 diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, dunia pendidikan, dan masyarakat dalam membangun kesadaran hukum nasional menuju terwujudnya masyarakat yang cerdas hukum dan berkarakter Pancasila. (*/red)






