Ringkasan Berita:
° Memilih Mac kini tak lagi soal ukuran layar atau desain, melainkan chip di dalamnya.
° Dari M4 hingga M3 Ultra, tiap prosesor Apple punya kelebihan dan batasan sendiri.
° Salah pilih bisa bikin performa mandek bertahun-tahun karena tak bisa di-upgrade.
JAKARTA, LINTANGPOS.com – Memilih Mac dari Apple sebenarnya terlihat sederhana. Anda biasanya sudah tahu ingin MacBook 14 inci, 16 inci, atau desktop ringkas seperti Mac Mini.
Namun kerumitan justru muncul saat masuk ke bagian yang jarang dipahami banyak orang: konfigurasi chip.
Di sinilah keputusan mahal—secara harfiah—ditentukan.
Apple kini menawarkan lini prosesor yang sangat beragam, mulai dari M4, M5, M4 Pro, M4 Max, hingga M3 Ultra dan M2 Ultra.
Masalahnya, Mac tidak memberi opsi upgrade prosesor atau memori di kemudian hari.
Sekali salah pilih, Anda harus hidup dengan keterbatasannya selama bertahun-tahun.
BACA JUGA: iPhone 17 Pro Kehilangan Fitur Andalan: Apple Diam-Diam Copot Night Mode Portrait, Ada Apa?”
Jangan Anggap Remeh Kebutuhan Anda
Jika penggunaan Anda sebatas email, browsing, menonton video, dan kerja ringan, chip dasar seperti M4 atau M5 sudah lebih dari cukup.
Namun begitu Anda mulai menyentuh editing video, desain 3D, gaming serius, atau komputasi AI, keseimbangan CPU, GPU, dan memori menjadi krusial.
Kesalahan umum adalah menganggap aplikasi “berat GPU” hanya butuh GPU kencang.
Faktanya, banyak aplikasi 3D dan video justru melakukan proses akhir di CPU.
GPU cepat dengan CPU lambat bisa membuat preview mulus, tapi rendering akhir terasa menyiksa.
M4 vs M5: Sekilas Mirip, Nyatanya Berbeda
Secara CPU, M5 hanya membawa peningkatan sekitar 10–20 persen dibanding M4.
Untuk kerja harian, perbedaannya nyaris tak terasa.
Namun GPU M5 adalah cerita lain. Dengan neural accelerator di dalam GPU, performa AI dan grafis melonjak signifikan.
Uji image generation bahkan menunjukkan M5 hampir dua kali lebih cepat dari M4.
Meski begitu, jangan berharap M5 membuat semua game berat tiba-tiba lancar tanpa kompromi grafis.
BACA JUGA: Siri Naik Kelas? Apple Diduga Rogoh Rp16 Triliun demi Otak Google Gemini!
Untuk kebanyakan pengguna, M4 masih sangat layak—terutama jika harganya sedang diskon.
Naik Kelas ke Pro, Max, atau Ultra?
Jika pekerjaan Anda mulai serius, M4 Pro menawarkan lonjakan performa CPU yang nyata dibanding M5.
Tapi untuk beban berat seperti editing video resolusi tinggi, CAD kompleks, dan proyek 3D besar, M4 Max adalah titik manisnya.
Lebih banyak core, memori lebih besar, dua ProRes accelerator, serta Thunderbolt 5 membuat perbedaan besar di workflow profesional.
Sementara itu, M3 Ultra adalah monster sesungguhnya.
BACA JUGA: Lebih Tipis, Lebih Cerdas, dan Siap Tantang Apple: Galaxy Z Flip 8 Jadi Senjata Baru Samsung!
Dengan dukungan hingga 512GB RAM dan core melimpah, chip ini ditujukan untuk workstation kelas atas: simulasi ilmiah, produksi film, dan komputasi ekstrem.
Saat ini, ia menjadi chip Apple tercepat dan hanya tersedia di Mac Studio.
Beli untuk Masa Depan
Memilih chip Mac bukan soal mana yang terbaru, tapi mana yang paling seimbang dengan kebutuhan Anda—hari ini dan tiga tahun ke depan.
Karena sekali membeli, tak ada jalan kembali. Lebih baik bayar lebih mahal di awal, daripada menyesal di tengah jalan. (*/red)






