“Jalur lintas ini bukan hanya penting bagi warga Muba, tapi juga jalur antarwilayah. Kami minta pemerintah pusat turun tangan segera,” tegas Toha.
Sementara itu, Dinas PUPR Muba telah menurunkan tim teknis ke lapangan.
Plt Kepala Dinas PUPR Muba, Rudianto ST, menyebut pihaknya berkoordinasi dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera VIII.
“Police line sudah dipasang, rambu pengamanan juga ditempatkan agar pengguna jalan lebih waspada. Namun, karena lokasi longsor ini masuk jalur nasional, langkah cepat dari pemerintah pusat sangat kami harapkan,” ujarnya.
BACA JUGA: Wagub Sumsel Tegaskan Truk Tambang Wajib Taat Aturan, Fly Over Suka Manis Disiapkan
Longsor di Tanjung Raya sendiri bukan peristiwa baru.
Empat tahun silam, titik yang sama sudah pernah ditinjau langsung oleh Kementerian PUPR.
Namun hingga kini, perbaikan permanen tak kunjung terealisasi.
Kondisi yang semakin parah membuat warga khawatir akses transportasi barang, aktivitas masyarakat, hingga keselamatan jiwa kian terancam. (*/red)






