Motor Hilang di Pesantren, Dua Pemuda Dibekuk Polisi

oleh -129 Dilihat
oleh
Pencurian motor di pesantren Muara Bangkahulu terungkap. Dua pemuda diringkus polisi setelah gasak Honda Beat milik santri. (*/IST)

Ringkasan Berita:

Aksi pencurian sepeda motor di lingkungan pondok pesantren Kecamatan Muara Bangkahulu, Kota Bengkulu, berhasil diungkap polisi. Dua pemuda berinisial EZ dan RV ditangkap setelah diduga mencuri motor Honda Beat milik santri, membuat warga sempat resah.


BENGKULU, LINTANGPOS.com – Aksi pencurian sepeda motor yang terjadi di lingkungan pondok pesantren di Kecamatan Muara Bangkahulu, Kota Bengkulu, akhirnya berhasil diungkap pihak kepolisian.

Kasus ini sempat menyita perhatian publik lantaran terjadi di kawasan pendidikan dan keagamaan yang selama ini dikenal aman dan kondusif.

Dua pemuda berinisial EZ (32) dan RV (20) berhasil diringkus Tim Opsnal Polsek Muara Bangkahulu.

Keduanya diduga kuat terlibat dalam kasus pencurian sepeda motor yang terjadi di wilayah Muara Bangkahulu dan sempat meresahkan warga sekitar, khususnya para santri dan pengelola pesantren.

Berawal dari Laporan Kehilangan Motor

Pengungkapan kasus pencurian ini berawal dari laporan masyarakat terkait hilangnya satu unit sepeda motor di halaman pondok pesantren yang berada di Kelurahan Beringin Raya.

BACA JUGA: Dini Hari, Duo Maling Antar Kota Tertangkap Saat Beraksi

Laporan tersebut kemudian tercatat secara resmi dengan nomor LP/B/08/I/2026/SPKT/PolsekMBH/Polresta Bengkulu/Polda Bengkulu.

Menindaklanjuti laporan itu, jajaran Polsek Muara Bangkahulu langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan.

Sejumlah saksi dimintai keterangan dan rekaman aktivitas di sekitar lokasi kejadian turut dianalisis.

“Setelah menerima laporan dari masyarakat, kami langsung memerintahkan Tim Opsnal untuk melakukan penyelidikan dan pengumpulan bahan keterangan terhadap para pelaku,” ungkap Kapolsek Muara Bangkahulu, AKP M. Taslim, Rabu (29/1/2026).

Kronologi Pencurian di Lingkungan Pesantren

Peristiwa pencurian tersebut diketahui terjadi pada Jumat (16/1/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.

BACA JUGA: Aksi Maling Panjat Rumah Terbongkar, Polisi Tangkap Buruh Muda

Saat itu, korban yang merupakan bagian dari lingkungan pesantren sedang berada di dalam ruangan untuk menonton film bersama.

Sepeda motor korban, jenis Honda Beat warna merah hitam, diparkir di halaman pesantren dalam kondisi stang terkunci.

Situasi sekitar tampak lengang karena sebagian besar aktivitas terpusat di dalam ruangan.

Namun, kondisi tersebut justru dimanfaatkan oleh dua pelaku.

Dengan berbekal kunci T, pelaku dengan cepat merusak kunci kontak sepeda motor dan membawa kabur kendaraan korban tanpa menimbulkan kecurigaan berarti.

“Ketika korban kembali ke area parkir, sepeda motornya sudah tidak ada. Korban sempat berusaha mengejar pelaku, tetapi tidak berhasil,” jelas AKP Taslim.

BACA JUGA: Nekat Maling di Markas Polisi! Satu Babak Belur Ditangkap Warga, Dua Kabur Lewat Atap Rumah

Nilai Kerugian Capai Rp17 Juta, Warga Sempat Resah

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp17 juta.

Hilangnya sepeda motor di area pesantren sempat menimbulkan keresahan, mengingat lokasi tersebut selama ini dianggap aman dari tindak kriminal.

Warga dan pengelola pesantren pun berharap agar pihak kepolisian meningkatkan patroli dan pengawasan di sekitar lingkungan pendidikan untuk mencegah kejadian serupa terulang.

Setelah melakukan serangkaian penyelidikan, polisi akhirnya berhasil mengidentifikasi dan mengamankan kedua pelaku.

Saat ini, EZ dan RV telah diamankan di Mapolsek Muara Bangkahulu untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut dan mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku.

BACA JUGA: Viral! Wanita Pirang Dituduh Maling HP di Palembang, Berakhir Laporan UU ITE ke Polisi

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada, meski berada di lingkungan yang dianggap aman, serta selalu memastikan kendaraan terkunci ganda guna meminimalisir risiko pencurian. (*/red)

CEK BERITA LINTANGPOS.com di Google Search