Setelah berhasil masuk, pelaku diduga mendorong motor keluar melalui pintu samping rumah.
BACA JUGA: Motor NMAX Raib, Pagar Rumah Ketua RT di Lubuk Linggau Dibobol Maling
Hingga kini, pihak kepolisian masih menyelidiki jumlah pelaku dan bagaimana mereka membawa kabur motor tanpa menimbulkan kegaduhan.
Pemilik rumah kontrakan, Cindang Cili, mengaku tidak mendengar suara mencurigakan sepanjang malam.
“Saya tidak tahu sama sekali ada maling. Sepertinya mereka beraksi waktu dini hari, saat semua orang sedang tidur,” ujarnya.
Laporan Resmi dan Imbauan Kepolisian
Begitu menyadari motornya hilang, Egok segera melapor ke Polres Empat Lawang.
Polisi langsung menindaklanjuti laporan tersebut dan melakukan penyelidikan lapangan.
BACA JUGA: Luis Enrique Blak-blakan ke Neymar, Jadi Pemicu Hengkangnya dari PSG
Kepolisian juga mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang semakin marak terjadi di wilayah Tebing Tinggi beberapa bulan terakhir.
Warga diminta memperketat keamanan rumah dengan memasang kunci ganda, kamera pengintai (CCTV), serta memastikan penerangan di halaman rumah memadai untuk mengurangi risiko kejahatan serupa.
Malam yang sepi di Tebing Tinggi kini menyisakan cerita getir bagi seorang pekerja yang hanya ingin hidup tenang dan aman.
Bagi Egok, kehilangan motor bukan sekadar kehilangan benda, melainkan juga kehilangan hasil kerja keras dan rasa aman di tempat yang seharusnya menjadi tempat beristirahat. (*/red)






