Sebagai perbandingan, generasi pertama Moto Tag hanya sanggup bertahan sekitar 365 hari.
Artinya, Motorola berhasil meningkatkan efisiensi daya hingga 35 persen, sebuah peningkatan signifikan untuk perangkat sekecil ini.
Rahasia Baterai Super Awet
Salah satu faktor kunci di balik daya tahan ekstrem tersebut adalah penggunaan Bluetooth 6.0, generasi terbaru yang jauh lebih hemat energi dibanding Bluetooth 5.4.
BACA JUGA: Motorola Signature Resmi! Flagship Tipis Ini Bikin Pesaing Panik
Teknologi ini juga membawa fitur Channel Sounding, memungkinkan pengukuran jarak yang sangat presisi, bahkan di dalam ruangan.
Akurasi Tinggi Berkat UWB
Moto Tag 2 dibekali ultra-wideband (UWB) yang mampu melacak jarak dan arah secara akurat.
Integrasinya dengan Google Find Hub Network membuat perangkat ini tetap bisa ditemukan selama ada perangkat Android di sekitarnya — bahkan dari jarak yang sangat jauh.
Tahan Air Lebih Kuat
Tak hanya soal teknologi pelacakan, daya tahannya juga meningkat. Moto Tag 2 kini mengantongi sertifikasi IP68, naik dari IP67 di generasi sebelumnya.
BACA JUGA: Motorola Guncang Pasar! Razr Fold Bikin Samsung Ketar-ketir
Artinya, tracker ini tahan air hingga kedalaman 1,5 meter selama 30 menit.
Fitur Cerdas dan Desain Baru
Motorola menambahkan tombol fisik yang memungkinkan pengguna membunyikan smartphone yang terhubung, bahkan ketika ponsel dalam mode silent — fitur kecil tapi sangat membantu saat ponsel “menghilang”.
Dari sisi desain, bentuknya masih familiar, namun kini tampil lebih segar lewat warna ikonik Pantone Laurel Oak dan Arabesque.
Harga & Ketersediaan
Moto Tag 2 dipasarkan dengan harga mulai 39 euro atau sekitar Rp700 ribuan.
BACA JUGA: Bocoran Spesifikasi Motorola Signature
Produk ini akan tersedia di berbagai wilayah termasuk Eropa, Timur Tengah, Afrika, Amerika Latin, dan Asia-Pasifik.
Kini tinggal satu pertanyaan besar:
Apakah Moto Tag 2 akan masuk resmi ke Indonesia? (*/red)






