Motorola Siapkan Kejutan Besar! Nama Edge Ultra Dikubur, Lahirkan Motorola Signature untuk Para Visioner?

oleh -80 Dilihat
Motorola dikabarkan akan mengganti nama Edge Ultra dengan branding baru “Motorola Signature”. Bocoran ini menandai era baru flagship Motorola. (*/IST)

Ringkasan Berita:

° Motorola diduga menyiapkan identitas baru bertajuk “Motorola Signature” untuk ponsel flagship-nya.

° Bocoran Evan Blass mengungkap slogan “Crafted for the Visionaries”, menandai perubahan strategi merek dan kemungkinan debut perdana pada awal 2026.


JAKARTA, LINTANGPOS.com – Motorola tampaknya sedang bersiap melakukan langkah besar yang berpotensi mengubah peta strategi produknya di pasar ponsel pintar global.

Setelah bertahun-tahun mengandalkan lini “Edge” sebagai wajah utama perangkat kelas atas, kini muncul indikasi kuat bahwa Motorola akan memperkenalkan branding baru bernama “Motorola Signature”.

Langkah ini diyakini akan menggantikan penamaan Edge Ultra yang selama ini menjadi simbol flagship mereka.

Sinyal perubahan tersebut datang dari sumber yang tidak asing di dunia bocoran teknologi.

Evan Blass, tipster kawakan dengan rekam jejak akurat, kembali membagikan tangkapan layar yang memperlihatkan logo “Motorola Signature” lengkap dengan slogan “Crafted for the Visionaries.”

Bocoran ini bukan hanya sekadar nama baru, tetapi juga mengisyaratkan pergeseran identitas dan positioning Motorola di segmen premium.

BACA JUGA: Harganya Cuma Segini, Tapi Motorola Moto G06 Malah Tantang HP Flagship — Layarnya 120 Hz & Kamera 50 MP!

Dari Edge Ultra ke Signature: Mengapa Motorola Berubah Arah?

Selama beberapa generasi terakhir, nama “Edge Ultra” identik dengan ponsel Motorola paling canggih.

Mulai dari desain premium, material kelas atas, hingga spesifikasi papan atas, semuanya dilekatkan pada embel-embel Ultra.

Namun, munculnya “Motorola Signature” seolah menandai ambisi yang lebih besar dari sekadar spesifikasi tinggi.

Branding “Signature” membawa nuansa eksklusivitas dan personalisasi.

Kata ini sering diasosiasikan dengan produk yang dirancang khusus, penuh karakter, dan memiliki filosofi desain yang kuat.

BACA JUGA: Motorola Edge 70, Ponsel Tipis Cocok untuk Wartawan dan Content Creator!

Dengan slogan “Crafted for the Visionaries”, Motorola seakan ingin berbicara langsung kepada pengguna yang tidak hanya mencari teknologi terbaru, tetapi juga identitas, kreativitas, dan visi ke depan.

Jika bocoran ini benar, maka Motorola kemungkinan besar ingin memisahkan secara tegas antara ponsel flagship sejati dengan lini menengah-premium.

Nama “Edge” disebut-sebut akan tetap digunakan, namun hanya untuk perangkat kelas menengah seperti Motorola Edge 70 yang baru saja diumumkan.

Bocoran Evan Blass: Potongan Puzzle yang Menguatkan Rumor

Ini bukan pertama kalinya Evan Blass menyinggung soal perubahan nama tersebut.

Beberapa hari sebelumnya, ia mengungkap bahwa Motorola Edge 70 Ultra kemungkinan besar tidak akan meluncur dengan nama tersebut.

BACA JUGA: Motorola Edge 70 Swarovski Edition Siap Meluncur, Tampil Mewah dengan Warna Cloud Dancer 2026

Sebagai gantinya, perangkat itu akan masuk dalam seri Motorola Signature.

Menariknya, besar kemungkinan “Motorola Signature” bukanlah nama tunggal tanpa embel-embel.

Banyak pihak menduga Motorola akan menambahkan angka atau penanda khusus di belakangnya, mirip dengan pola penamaan flagship produsen lain.

Namun hingga kini, detail tersebut masih sebatas spekulasi.

Yang jelas, bocoran visual branding dan slogan ini memperkuat dugaan bahwa Motorola benar-benar serius menyiapkan identitas baru, bukan sekadar uji coba nama.

Desain Tetap, Nama Berubah

BACA JUGA: iPhone Air Kalah Tipis! Motorola Edge 70 Tampil Elegan, Baterai 2x Lebih Awet dari Apple

Sebelum isu pergantian nama ini mencuat, desain Motorola Edge 70 Ultra sempat terungkap ke publik.

Dari bocoran tersebut, Motorola terlihat tetap mempertahankan filosofi desain khas mereka: bodi ramping, sentuhan premium, dan estetika yang elegan namun tidak berlebihan.

Jika perangkat tersebut memang akhirnya dirilis sebagai bagian dari seri Motorola Signature, maka bisa dibilang perubahan terbesar justru ada pada strategi pemasaran dan branding, bukan pada bahasa desain.

Ini menandakan Motorola cukup percaya diri dengan identitas visual yang sudah mereka bangun, dan hanya ingin “membungkusnya” dengan cerita yang lebih kuat.

Edge Tetap Hidup untuk Kelas Menengah

Meski nama Edge Ultra kemungkinan akan dipensiunkan, bukan berarti Motorola sepenuhnya meninggalkan brand Edge.

BACA JUGA: Redmi Note 15 5G Siap Guncang Pasar Indonesia! Spek Kelas Atas, Harga Cuma Rp 2 Jutaan?

Justru sebaliknya, Edge diperkirakan akan difokuskan untuk segmen menengah hingga menengah-atas.

Motorola Edge 70 menjadi contoh nyata bagaimana nama Edge masih relevan dan kuat untuk pasar yang lebih luas.

Dengan strategi ini, Motorola bisa menciptakan hierarki produk yang lebih jelas: Edge untuk pengguna mainstream yang menginginkan performa tinggi, dan Signature untuk mereka yang mengejar pengalaman flagship tanpa kompromi.

Kapan Motorola Signature Diluncurkan?

Pertanyaan besar berikutnya tentu soal waktu peluncuran.

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi dari Motorola.

BACA JUGA: Vivo Y27s NFC Resmi Rilis! HP 2 Jutaan Rasa Sultan, Spek Kelas Atas Bikin Pesaing Ketar-Ketir

Sebagai perbandingan, Motorola Edge 50 Ultra dirilis pada April 2024.

Anehnya, penerus langsungnya belum juga diumumkan hingga akhir 2025.

Kondisi ini memunculkan banyak kemungkinan.

Motorola bisa saja mempercepat peluncuran dan memperkenalkan Motorola Signature pada kuartal pertama 2026 sebagai pembuka tahun.

Opsi lainnya, Motorola tetap setia pada jadwal April, namun dengan identitas baru yang benar-benar segar.

Perubahan nama sering kali membutuhkan penyesuaian strategi pemasaran global, sehingga penundaan atau pergeseran jadwal bukan hal yang mengejutkan.

BACA JUGA: Redmi Note 15 5G Siap Guncang Pasar Indonesia! Spek Kelas Atas, Harga Cuma Rp 2 Jutaan?

Lebih dari Sekadar Nama Baru

Jika ditelaah lebih dalam, kehadiran Motorola Signature bisa menjadi sinyal transformasi yang lebih luas.

Motorola tampaknya ingin kembali menegaskan posisinya sebagai merek yang inovatif dan berkarakter, bukan sekadar pemain spesifikasi.

Di tengah persaingan ketat dengan brand-brand besar lainnya, identitas emosional dan storytelling menjadi faktor penting.

“Crafted for the Visionaries” bukan slogan kosong, melainkan ajakan bagi konsumen untuk melihat ponsel sebagai alat ekspresi dan kreativitas.

Kini, publik hanya bisa menunggu konfirmasi resmi dari Motorola.

BACA JUGA: Samsung Galaxy A77 Muncul di Geekbench: Seri A7x Resmi Bangkit dari Kubur?

Namun satu hal sudah jelas: jika Motorola Signature benar-benar hadir, maka kita sedang menyaksikan awal dari babak baru dalam perjalanan flagship Motorola.

Sebuah langkah berani yang bisa menentukan arah mereka di masa depan. (*/red)