Musdes APBDes 2026 Bandung Baru Prioritaskan Jalan dan BLT

oleh -94 Dilihat
oleh
Pemdes Bandung Baru menetapkan prioritas pembangunan jalan, BLT, dan ketahanan pangan dalam Musdes APBDes 2026. Foto: IST/darul

KEPAHIANG, LINTANGPOS.com – Pemerintah Desa Bandung Baru, Kecamatan Kabawetan, Kabupaten Kepahiang, menggelar musyawarah desa (Musdes) untuk membahas kegiatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Desa Bandung Baru Muson beserta perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Polsek Kabawetan, pendamping desa, tenaga ahli, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta warga setempat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (BPMD) Kabupaten Kepahiang, Zaili Husin, SE, beserta staf, serta Camat Kabawetan Yunanto Adi Nugroho, S.Hut.

Dalam musyawarah tersebut, pemerintah desa bersama peserta rapat menyepakati sejumlah program prioritas yang akan dibiayai melalui Dana Desa Tahun 2026.

Fokus utama diarahkan pada pembangunan infrastruktur, bantuan sosial, serta program ketahanan pangan.

Adapun pembangunan fisik yang disepakati meliputi peningkatan jalan rabat beton sepanjang 41 meter di Dusun IV Bandung Baru dengan anggaran sebesar Rp63.500.000.

BACA JUGA: Musyawarah APBDes 2026 Desa Sungai Jernih Tetapkan Program Prioritas

Selain itu, pembangunan jalan rabat beton sepanjang 42 meter di Dusun III Bandung Baru juga akan dilaksanakan dengan anggaran Rp28.500.000.

Selain pembangunan infrastruktur, pemerintah desa juga menetapkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi 9 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Sementara itu, program ketahanan pangan akan difokuskan pada penanaman tanaman obat keluarga (toga) serta berbagai jenis sayuran.

Kepala Desa Bandung Baru, Muson, dalam sambutannya menegaskan bahwa meskipun anggaran desa tahun ini mengalami keterbatasan, pemerintah desa tetap berkomitmen memaksimalkan penggunaan anggaran secara efektif.

“Walau dana kita tahun ini kecil, kita tetap memprioritaskan anggaran seefektif mungkin mulai dari pembangunan desa, BLT, pendidikan, insentif dan lain-lain sesuai anggaran yang ada di tahun 2026. Mudah-mudahan dapat terlaksana tanpa halangan dan rintangan,” ujar Muson.

Sementara itu, Kepala Dinas BPMD Kabupaten Kepahiang, Zaili Husin, SE, mengingatkan pemerintah desa agar terbuka kepada masyarakat terkait kondisi anggaran yang mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya.

BACA JUGA: Gotong Royong Warga Pajar Bakti Bikin Jalan Desa Jadi Kinclong!

Ia juga meminta BPD Desa Bandung Baru yang baru dilantik dapat menjalankan tugas dan fungsinya secara optimal serta menjadi mitra pemerintah desa dalam mendukung pembangunan.

“Anggaran sekarang menurun drastis dari tahun sebelumnya. Hal ini perlu disosialisasikan kepada masyarakat agar tidak menimbulkan kesalahpahaman. BPD juga harus menjalankan fungsi pengawasan dan menjadi mitra kepala desa dalam pembangunan,” tutup Zaili. (*/drl)

CEK BERITA LINTANGPOS.com di Google Search