OnePlus 15 Bikin Kaget: Fitur Ikonik Hilang, Tapi Justru Jadi yang Paling Matang?

oleh -36 Dilihat
OnePlus 15 membuang ciri lama demi desain baru, AI lebih cerdas, dan sistem kamera segar. Transformasi ini menandai ambisi OnePlus naik kelas. (*/IST)

Ringkasan Berita:

° OnePlus 15 hadir tanpa alert slider dan tanpa logo Hasselblad, memicu keluhan fans lama.

° Namun perubahan desain, performa dengan AI, kamera baru, serta tombol Plus Key menunjukkan arah baru OnePlus yang ingin menantang Samsung, Google, dan Apple dengan pendekatan lebih matang.


JAKARTA, LINTANGPOS.com – OnePlus kembali jadi bahan perbincangan setelah merilis OnePlus 15, bukan karena gebrakan mengejutkan, tetapi karena keputusan berani menghapus beberapa identitas lamanya.

Alert slider tak lagi ada, logo Hasselblad hilang, dan desainnya kini jauh lebih sederhana.

Meski menuai kritik, langkah ini ternyata mencerminkan strategi baru perusahaan untuk naik kelas dan menantang trio besar: Samsung, Google, dan Apple.

Desain Baru yang Lebih Praktis

OnePlus memilih meninggalkan desain lengkung yang selama bertahun-tahun menjadi ciri khasnya.

OnePlus 15 kini mengusung frame aluminium datar dengan lapisan micro-arc oxidation yang membuatnya lebih kokoh dan memiliki tekstur matte halus.

BACA JUGA: Kaget! Begini Fakta Sebenarnya Saat Pindah dari iPhone ke Samsung—Ternyata Tak Seribet yang Dibayangkan!

Pilihan warna hitam, beige, dan ungu hadir dengan gaya minimalis, jauh dari kesan mencolok seperti generasi sebelumnya.

Kepergian modul kamera melingkar yang besar juga membuat tampilan ponsel ini terlihat lebih profesional dan modern.

Performa Tercepat, Kini Lebih Cerdas

Didukung Snapdragon 8 Elite Gen 5, OnePlus 15 tetap mempertahankan reputasinya sebagai salah satu perangkat Android tercepat.

Namun yang lebih menonjol adalah sistem pendingin 3D vapor chamber yang diklaim mampu menangani panas chip Qualcomm generasi terbaru.

Jika klaim ini terbukti, performa OnePlus 15 berpotensi melampaui pesaing terdekatnya, termasuk Galaxy S25 Ultra.

BACA JUGA: Samsung Galaxy Z Trifold Resmi Dipamerkan: Ponsel 3-Lipatan Pertama yang Siap Guncang Pasar!

Plus Key: Pengganti Slider yang Menuai Debat

Keputusan mengganti alert slider dengan tombol baru bernama Plus Key memicu reaksi bermacam-macam.

Tombol ini bekerja dengan AI kontekstual di OxygenOS 16 dan dapat diprogram untuk berbagai tugas, mulai dari rutinitas otomatis hingga kontrol aplikasi.

Bagi pengguna yang hanya ingin mengatur mode suara, ini memang terasa sebagai langkah mundur, namun fungsionalitas tambahannya membuka kemungkinan penggunaan yang lebih luas.

Kamera Tanpa Hasselblad, Tapi Dengan Ambisi Baru

Kemitraan OnePlus dan Hasselblad resmi berakhir, namun perusahaan tidak datang tanpa rencana.

BACA JUGA: Motorola Edge 70 Resmi Meluncur: Lebih Tebal Sedikit, Tapi Baterainya Bikin iPhone Air dan Galaxy S25 Edge Tertinggal Jauh!

OnePlus memperkenalkan DetailMax Engine, sistem pemrosesan gambar baru yang dipadukan dengan sensor IMX906 serta lensa telefoto 3.5x.

Meski hasil awalnya mungkin belum spektakuler, teknologi ini diposisikan sebagai investasi jangka panjang yang bertujuan memperkuat posisi OnePlus di segmen kamera flagship.

OxygenOS: Masih Gesit, Tapi Terlalu Mirip iOS?

OxygenOS 16 tetap cepat dan responsif, namun beberapa pilihan desain UI kini mirip dengan iOS 26, termasuk estetika “Liquid Glass” dan laci aplikasi berkategori.

Walaupun beberapa perubahan meningkatkan kegunaan, sebagian pengguna menilai OnePlus mulai kehilangan identitas perangkat lunaknya.

Akhir Era Underdog

BACA JUGA: Vivo Y27s NFC Resmi Rilis! HP 2 Jutaan Rasa Sultan, Spek Kelas Atas Bikin Pesaing Ketar-Ketir

Transformasi OnePlus 15 menandai pergeseran besar: dari merek “flagship killer” menjadi pesaing serius di kelas premium. “Never Settle” tak lagi berarti lebih murah, tetapi berusaha setara dengan raksasa industri.

OnePlus tidak melupakan masa lalunya; mereka hanya berhenti terjebak di dalamnya. **