Setiap sekolah dirancang memiliki kapasitas sekitar 1.000 siswa, dengan daya tampung rata-rata 300 siswa baru per tahun untuk tiap jenjang.
Dengan hampir 100 sekolah baru yang segera beroperasi, Kemensos memperkirakan mampu menerima 30 ribu siswa baru per tahun, ditambah sekitar 15 ribu siswa dari unit Sekolah Rakyat rintisan yang sudah berjalan.
Total penerimaan siswa baru pada 2026 ditargetkan mencapai 45 ribu orang, dan meningkat menjadi sekitar 60 ribu siswa pada 2027 seiring bertambahnya sekolah permanen.
Program Prioritas Presiden Prabowo
Sekolah Rakyat merupakan program unggulan Presiden Prabowo Subianto untuk menjamin akses pendidikan gratis bagi keluarga yang masuk dalam Desil 1–4 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Tak hanya pendidikan, Sekolah Rakyat terintegrasi dengan berbagai program strategis pemerintah seperti:
- Cek Kesehatan Gratis (CKG)
- Makan Bergizi Gratis (MBG)
- Jaminan kesehatan PBI-JK
- Koperasi Desa Merah Putih
- Program 3 Juta Rumah
Pendekatan ini bertujuan memastikan kesejahteraan anak dan keluarga berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pendidikan.
166 Sekolah Rintisan, Ribuan Guru Terlibat
Sepanjang 2025, telah berdiri 166 titik Sekolah Rakyat rintisan dengan kapasitas 16 ribu siswa, didukung oleh 2.400 guru dan lebih dari 4.000 tenaga kependidikan.






