PKN II Angkatan XXI Resmi Ditutup, Tiga Pejabat Empat Lawang Tampilkan Inovasi Perubahan Daerah

oleh -914 Dilihat
oleh
PKN II Angkatan XXI resmi ditutup oleh Wagub Sumsel H Cik Ujang. Tiga pejabat Empat Lawang tampilkan proyek inovatif untuk kemajuan daerah, Selasa (28/10/2025). Foto: dok/Istimewa

Ringkasan Berita:
° Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) II Angkatan XXI Tahun 2025 resmi ditutup oleh Wakil Gubernur Sumsel H Cik Ujang.

° Tiga pejabat asal Empat Lawang, yakni Pauzan Khoiri, Hj Evi Ferilina Susanti, dan Noperman Subhi, sukses mengusung proyek perubahan yang berfokus pada tata kelola digital, pencegahan kebakaran, dan ketahanan pangan.


Palembang, LintangPos.com —
Perjalanan delapan minggu penuh pembelajaran, diskusi strategis, dan gagasan perubahan akhirnya mencapai puncaknya.

Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) II Angkatan XXI Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN RI) melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Sumatera Selatan resmi ditutup, Selasa (28/10/2025).

Kegiatan yang berlangsung di bawah kepemimpinan Prof. Dr. H.M. Edwar Juliartha, S.Sos., MM ini menjadi ajang pembuktian bagi para pemimpin daerah untuk menampilkan inovasi strategis dalam menjalankan fungsi pemerintahan modern.

Acara penutupan dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Sumatera Selatan, H Cik Ujang, dan dihadiri perwakilan dari LAN RI, Kepala BPSDMD, serta berbagai pejabat daerah.

Dalam kesempatan itu, Wagub Sumsel menyerahkan sertifikat kelulusan kepada seluruh peserta, termasuk tiga pejabat asal Kabupaten Empat Lawang yang menonjol dengan proyek-proyek inovatif mereka.

Tiga Inovasi Unggulan dari Empat Lawang

BACA JUGA: Empat Lawang Luncurkan Inovasi ‘Bapang Elma Bang Tapa’, Wujudkan Ketahanan Pangan Madani

Dari ratusan peserta, Empat Lawang menjadi sorotan karena menghadirkan tiga gagasan perubahan yang berorientasi pada solusi konkret bagi kemajuan daerah.

1. Pauzan Khoiri, AP., MM – Sekretaris Daerah Kabupaten Empat Lawang

Mengusung proyek bertajuk “Implementasi SIAK Berbasis GIS Dalam Manajemen Data Toponimi Untuk Mendukung Ketahanan Ekonomi di Kabupaten Empat Lawang.”

Program ini berfokus pada pemanfaatan sistem informasi geografis untuk memperkuat basis data wilayah, sekaligus mendukung pengambilan keputusan ekonomi berbasis data akurat.

CEK BERITA LINTANGPOS.com di Google Search