Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka serius di bagian leher dan kini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit AK Gani.
Kasat Reskrim Polrestabes Palembang AKBP Andrie Setiawan mengonfirmasi bahwa pelaku sudah diamankan.
“Sudah kami amankan dan saat ini pelaku masih dalam pemeriksaan,” ujarnya, Senin (1/12/2025).
Andrie menjelaskan bahwa saat kejadian, korban sempat menjerit meminta tolong hingga terdengar oleh petugas Polsek Ilir Barat II yang sedang berpatroli dalam kegiatan KRYD.
Mendengar teriakan itu, petugas langsung menuju sumber suara.
“Petugas mendengar teriakan minta tolong dan langsung menuju lokasi. Saat didekati, korban menutupi bagian belakang leher yang terluka dengan jaket dan tangannya,” kata Andrie.
Petugas kemudian melihat seorang laki-laki berada di belakang korban sambil memegang senjata tajam dan diduga masih berniat mengejar.
Polisi segera bertindak cepat mengamankan korban dan membawa ke RS AK Gani, sementara pelaku langsung ditangkap dan dibawa ke Polrestabes Palembang untuk proses hukum lebih lanjut.
BACA JUGA: Masjid Cheng Hoo, Simbol Harmoni Tionghoa dan Islam di Palembang
Peristiwa ini menambah daftar kasus kekerasan yang dipicu kesalahpahaman dan emosi sesaat.
Polisi masih mendalami motif dan kronologi detail dari pembacokan tersebut. (*/red)






