“Kami siapkan trophy, piagam, dan uang pembinaan untuk tiga peserta terbaik di setiap kategori,” jelasnya.
BACA JUGA: Wow! Peserta Sriwijaya Ranau Gran Fondo 2025 Tembus 1.600 — Homestay di OKU Selatan Ludes Dipesan!
Namun yang lebih penting dari sekadar gelar juara adalah misi kultural yang dibawa festival ini. Pemerintah Kabupaten Muara Enim berharap generasi muda kembali mengenal permainan tradisional yang perlahan tergeser oleh gawai.
Melalui kompetisi sehat dan kebersamaan, festival ini diharapkan menanamkan kebanggaan terhadap tradisi sendiri.
“Mari kita jaga sportivitas. Menang atau kalah itu biasa. Yang terpenting semangatnya,” pesan Juli kepada seluruh peserta dan juri.
Seiring hembusan angin yang membawa layangan melambung tinggi, Festival Layang-layang 2025 bukan hanya merayakan hari jadi daerah—tetapi juga menerbangkan harapan agar tradisi klasik ini tetap hidup di hati masyarakat Muara Enim dan generasi yang akan datang. (*/red)
Page: 1 2
BNN Empat Lawang mengajak pemerintah, sekolah, dan masyarakat memperkuat pencegahan narkoba melalui edukasi, inovasi, dan…
Dua rumah warga di Padang Tepung, Ulu Musi, Empat Lawang, ludes terbakar. Diduga korsleting listrik,…
Empat Lawang memperluas program Ananda Bersinar melalui sekolah hingga desa. Kemang Manis dijadwalkan menjadi lokasi…
Deskripsi: Sebanyak 154 karateka mengikuti Porkab Empat Lawang 2026. Ajang ini menjadi seleksi atlet menuju…
Polres Empat Lawang mengamankan RZ di Desa Air Mayan, Paiker, dengan barang bukti diduga sabu…
Polsek Tebing Tinggi mengamankan RH (46), terduga pencuri 30 tandan sawit di Desa Batu Pance,…