Samsung Kuasai Dunia! Pangsa Lipatannya Meledak di Q3 2025, Saingi Ancaman iPhone Lipat

oleh -186 Dilihat
oleh
Samsung memimpin pengiriman ponsel lipat global Q3 2025 dengan 64% pangsa, tumbuh kuat berkat lini Z terbaru, tetapi bersiap menghadapi persaingan iPhone lipat. (*/IST)

Ringkasan Berita:

° Samsung kembali mendominasi pasar ponsel lipat global pada Q3 2025 dengan 64% pengiriman, naik signifikan dibanding tahun lalu.

° Peluncuran Galaxy Z Fold 7, Flip 7, dan TriFold ikut mengerek pertumbuhan.

° Namun tahun depan, persaingan memanas saat Apple bersiap merilis iPhone lipat.


JAKARTA, LINTANGPOS.com – Berdasarkan laporan terbaru Counterpoint Research, raksasa teknologi asal Korea Selatan tersebut menguasai 64% pengiriman ponsel lipat di seluruh dunia—menjadikannya pemimpin pasar yang sulit dikejar.

Angka itu melonjak dari 56% pada periode yang sama tahun sebelumnya, mencerminkan pertumbuhan 32% year-over-year.

Counterpoint menyebut bahwa keberhasilan ini didorong oleh peluncuran duo flagship terbaru, Galaxy Z Fold 7 dan Galaxy Z Flip 7, yang mendapat sambutan kuat di pasar premium global.

Di posisi kedua dan ketiga terdapat Huawei (15%) dan Motorola (7%), mempertahankan peringkat yang sama sejak Q3 2024.

Sementara itu, Honor (6%), Vivo (4%), dan Xiaomi (2%) mengikuti di bawahnya dengan kontribusi yang relatif stabil.

Counterpoint juga melaporkan bahwa pasar smartphone global tumbuh 14% YoY dan diperkirakan terus meningkat hingga 2026. Kondisi tersebut disebut membuka peluang ekspansi lebih luas bagi Samsung.

BACA JUGA: Samsung Galaxy Z TriFold Resmi Muncul: Tablet 10 Inci yang Bisa Dilipet Tiga Kali—Benarkah Lebih Gahar dari Fold 7?

Namun, tahun depan diprediksi menjadi periode kompetisi ketat, mengingat Apple akan merilis iPhone lipat pertamanya, yang berpotensi mengusik peta persaingan.

Di tengah euforia pasar, Samsung juga baru saja meluncurkan inovasi terbarunya: Galaxy Z TriFold, ponsel pertama perusahaan dengan layar yang dapat dilipat tiga bagian.

Kehadiran perangkat ini diyakini menjadi salah satu strategi Samsung untuk mempertahankan dominasinya saat persaingan memanas. (*/red)

CEK BERITA LINTANGPOS.com di Google Search