Snapdragon 6s Gen 4 Resmi Meluncur! Performa Naik 36 Persen, Baterai Lebih Awet

oleh -140 Dilihat
oleh
Snapdragon 6s Gen 4 hadir dengan performa 36% lebih cepat, dukungan kamera 200MP, dan efisiensi daya lebih baik berkat proses fabrikasi 4nm. (*/IST)

Ringkasan Berita:
° Qualcomm resmi memperkenalkan Snapdragon 6s Gen 4, chip kelas menengah terbaru yang membawa peningkatan besar pada performa, efisiensi daya, dan kemampuan kamera.

° Dibangun dengan proses fabrikasi 4nm milik Samsung, chipset ini menawarkan peningkatan performa CPU hingga 36% dan GPU hingga 59% dibanding pendahulunya.



Jakarta, LintangPos.com – Qualcomm kembali memperkuat posisinya di segmen ponsel terjangkau dengan meluncurkan Snapdragon 6s Gen 4, penerus dari Snapdragon 6s Gen 3. Chip terbaru ini membawa berbagai peningkatan signifikan, mulai dari performa CPU dan GPU, hingga efisiensi daya berkat proses fabrikasi terbaru dari Samsung.

Snapdragon 6s Gen 4 kini diproduksi menggunakan proses fabrikasi 4nm (4LPX) milik Samsung Foundry.

Dibandingkan dengan proses 6nm (N6) dari TSMC yang digunakan pada generasi sebelumnya, teknologi ini memungkinkan chip bekerja lebih hemat daya namun tetap bertenaga.

Hasilnya, smartphone dengan chipset ini diklaim memiliki daya tahan baterai lebih panjang.

Peningkatan Besar di Sisi Performa

Dari sisi CPU, Snapdragon 6s Gen 4 membawa konfigurasi delapan inti (octa-core) dengan empat Cortex-A78 berkecepatan 2,4 GHz untuk performa tinggi dan empat Cortex-A55 1,8 GHz untuk efisiensi daya.

BACA JUGA: iPhone 18 Pro Dikabarkan Dapat Dukungan 5G Satelit, Apple Siap Gandeng Starlink?

Qualcomm menyebut, kombinasi ini menghadirkan peningkatan performa CPU hingga 36% lebih cepat dibanding Snapdragon 6s Gen 3.

Sementara itu, di sektor grafis, GPU Adreno 810 (kemungkinan versi terbaru) menawarkan lonjakan performa hingga 59% lebih tinggi.

Chip ini bahkan mampu mendukung layar Full HD+ dengan refresh rate 144Hz, naik dari 120Hz di generasi sebelumnya — menjadikannya pilihan menarik bagi gamer mobile kelas menengah.

Fitur Gaming dan Multimedia yang Ditingkatkan

Snapdragon 6s Gen 4 sudah mendukung Variable Rate Shading (VRS), Vulkan 1.3 API, serta Qualcomm Game Quick Touch, yang menghadirkan pengalaman gaming lebih responsif dan halus.

Chip ini juga mendukung HDR gaming serta pemutaran video HDR dalam format HLG.

BACA JUGA: Persaingan Ketat iPhone 17 vs Galaxy S25: Siapa Raja Smartphone 2025?

Kamera hingga 200MP dan Video 2K

Dari sektor fotografi, Qualcomm membenamkan dual-12-bit Spectra ISP yang mampu menangani kamera utama hingga 200MP.

Chip ini juga mendukung perekaman video 2K hingga 30fps serta slow-motion 240fps di resolusi HD (720p).

Sayangnya, dukungan untuk perekaman video 4K masih belum tersedia pada generasi ini.

Dukungan RAM, Penyimpanan, dan Pengisian Cepat

Snapdragon 6s Gen 4 kompatibel dengan hingga 12GB RAM LPDDR4x (2.100 MHz) maupun LPDDR5 (3.200 MHz), serta penyimpanan UFS 3.1.

BACA JUGA: Pengguna iPhone Wajib Waspada! Fitur ‘AirPlay’ Bisa Jadi Jalan Masuk Hacker

Chip ini juga mendukung ekspansi microSD dan teknologi Quick Charge 4+ berbasis USB PD dengan daya hingga 100W, memungkinkan pengisian daya super cepat.

Konektivitas Super Lengkap: 5G, Wi-Fi 6E, dan Bluetooth 5.4

Chip ini sudah dibekali modem Snapdragon X62 5G yang mendukung jaringan mmWave dan sub-6GHz, baik dalam mode SA maupun NSA.

Kecepatan unduh maksimalnya mencapai 2,9 Gbps, dengan dukungan dual-SIM 5G.

Selain itu, fitur konektivitas lainnya mencakup Wi-Fi 6E, Bluetooth 5.4 LE (aptX Lossless), NFC, dan port USB 3.1 Type-C (5 Gbps).

Dukungan triple-frequency GNSS (L1/L5/L2) juga memastikan akurasi lokasi yang tinggi, sementara sensor sidik jari Qualcomm 3D Sonic Sensor Max menambah keamanan biometrik.

BACA JUGA: Honor Magic8 Pro 5G Siap Meluncur: Kamera 200 MP dan Baterai 7200 mAh Jadi Andalan

Kesimpulan: Chip Terjangkau dengan Fitur Flagship

Dengan semua peningkatan ini, Snapdragon 6s Gen 4 tampak seperti lompatan besar dibanding pendahulunya.

Chip ini tak hanya menjanjikan performa lebih cepat, tetapi juga pengalaman gaming, kamera, dan konektivitas yang lebih modern — tanpa mengorbankan efisiensi daya.

Chip ini diprediksi akan menjadi andalan baru di ponsel kelas menengah ke bawah tahun 2026, menghadirkan pengalaman flagship dengan harga yang lebih bersahabat. (*/red)