Hasil uji coba internal menunjukkan peningkatan performa grafis 2,3 kali lipat, dan peningkatan 1,6–2,2 kali dalam game berat seperti GTA V, Cyberpunk 2077, dan Hitman: World of Assassination.
GPU ini juga sudah mendukung DirectX 12.2 Ultimate, Vulkan 1.4, dan OpenCL 3.0, menandakan kesiapan penuh untuk game AAA modern di platform ARM.
AI Engine yang Melesat: 80 TOPS dari NPU Hexagon
BACA JUGA: Ihagee dan Kamera SLR Pertama di Dunia
Performa AI juga menjadi salah satu fokus utama Snapdragon X2. Qualcomm menyematkan Hexagon NPU baru dengan kekuatan komputasi 80 TOPS (INT8) — hampir dua kali lipat dari 45 TOPS di generasi pertama.
Dalam uji Procyon AI Computer Vision Benchmark, X2 mencatat 4.151 poin, jauh di atas laptop Snapdragon X generasi pertama seperti Surface Laptop 7 atau Dell Inspiron 14 Plus.
Peningkatan ini menunjukkan betapa seriusnya Qualcomm menempatkan AI sebagai tulang punggung era komputasi baru, terutama untuk perangkat dengan fitur AI lokal tanpa perlu koneksi cloud.
Peningkatan Memori, Konektivitas, dan Dukungan Display
Snapdragon X2 tetap menggunakan LPDDR5x, namun dengan kecepatan transfer 9.523 MT/s — naik dari generasi sebelumnya.
Dengan bus 192-bit, bandwidth-nya meningkat menjadi 228GB/s, memastikan multitasking berat tetap mulus.
Selain itu, X2 membawa dukungan PCIe Gen 5.0, embedded DisplayPort 1.5 untuk layar 4K/144Hz, serta kemampuan menggerakkan tiga monitor eksternal 5K/60Hz.
Fitur konektivitas pun tetap lengkap: Wi-Fi 7, Bluetooth 5.4, dan modem Snapdragon X75 5G yang mampu mencapai 10Gbps download dan 3.5Gbps upload.
Snapdragon Guardian dan Desain Laptop Masa Depan
Tak hanya soal performa, Qualcomm memperkenalkan Snapdragon Guardian, sistem manajemen jarak jauh yang akan membantu perusahaan mengelola keamanan perangkat mereka.
Pada ajang Snapdragon Summit 2025, Qualcomm bahkan memamerkan konsep PC dengan bentuk unik: dari laptop konvensional, hingga perangkat berbentuk piringan frisbee dan coaster mini yang bisa disematkan langsung ke layar.
Konsep futuristik ini menggambarkan visi Qualcomm terhadap era laptop ultra-kompak dan efisien yang digerakkan sepenuhnya oleh arsitektur ARM.
BACA JUGA: Samsung Galaxy Tri-Fold Hanya Rilis di Beberapa Negara Asia, Harga Mahal Jadi Pertimbangan
Menuju Era Laptop ARM yang Serius
Snapdragon X2 bukan sekadar penyegaran, melainkan langkah besar Qualcomm menuju komputasi ARM kelas atas.
Dengan peningkatan performa, efisiensi daya yang menakjubkan, serta kemampuan grafis dan AI yang jauh melampaui pendahulunya, chip ini siap menantang dominasi Intel, AMD, bahkan Apple.
Namun, semua klaim ini baru akan benar-benar teruji saat laptop dengan Snapdragon X2 resmi hadir di pasar pada tahun 2026.
Jika semua janji ini terpenuhi, mungkin inilah awal dari revolusi besar berikutnya di dunia laptop berbasis ARM. (*/red)






