“Angkutan desa itu bawa pelajar, semua pada ketakutan waktu lihat mereka berkelahi,” ujar Madi, warga sekitar.
Tak lama kemudian, pengendara Toyota Innova berlari kembali ke mobilnya, mengambil senjata api, lalu menembak korban hingga terkapar bersimbah darah.
Melihat korban tergeletak, pelaku langsung kabur meninggalkan lokasi.
Warga sekitar yang panik segera melapor ke pihak kepolisian.
Tak lama berselang, anggota Polres Banyuasin tiba di lokasi dan memasang garis polisi di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).
“Iya benar, satu korban meninggal dunia karena luka tembak di bagian perut sebelah kiri,” ujar Santo, Camat Banyuasin III, saat dikonfirmasi.
Sementara itu, Kapolres Banyuasin AKBP Ruri Prastowo, SIK melalui Kasi Humas AKP Sutedjo membenarkan kejadian tersebut.
“Tim masih di lapangan untuk melakukan olah TKP dan mengumpulkan bukti-bukti,” kata Sutedjo singkat.
Hingga kini, pelaku penembakan masih dalam pengejaran aparat kepolisian.
Polisi juga tengah menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian serta SPBU Limau Sembawa untuk mengidentifikasi pelaku dan kendaraan yang digunakan. (*/red)






