“Sepanjang tahun 2025 ini kami mencatat ada sebanyak 21 kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Empat Lawang, yang memang didominasi oleh kecelakaan kendaraan jenis roda dua atau sepeda motor,” ujar AKP Kukuh Feriyanto saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (23/12).
Ia merinci, dari total 21 kejadian tersebut, sebanyak 14 korban meninggal dunia, 21 orang mengalami luka berat, dan 18 lainnya menderita luka ringan.
Selain korban jiwa dan luka, kecelakaan tersebut juga menimbulkan kerugian materiil yang tidak sedikit, dengan total mencapai Rp 61,7 juta.
BACA JUGA: Bupati Empat Lawang Blak-blakan! Jabatan Bukan Hak, Uang Sedikit Bisa Picu Krisis
Dominasi sepeda motor sebagai kendaraan yang paling sering terlibat kecelakaan menjadi sorotan serius pihak kepolisian. Menurut AKP Kukuh, faktor kelalaian pengendara serta minimnya kelengkapan keselamatan masih kerap ditemukan di lapangan.
Ia pun mengimbau seluruh pengguna jalan di Kabupaten Empat Lawang agar lebih disiplin dan tertib dalam berlalu lintas. Keselamatan, kata dia, harus dimulai dari hal-hal mendasar.
“Paling tidak secara kasat mata saja dulu, helm, lampu, spion, semua kelengkapan silakan dipasang dan dikenakan. Mengingat kondisi di Empat Lawang juga masih kurang penerangan di malam hari,” pungkasnya.
Dengan angka kecelakaan yang masih cukup tinggi, kepolisian berharap kesadaran masyarakat meningkat agar jalan raya tidak lagi menjadi tempat hilangnya nyawa. (*/red)






