Dengan fasilitas dan kesempatan pendidikan yang tersedia, ia berharap para siswa memiliki peluang yang sama seperti anak-anak lainnya untuk meraih masa depan yang lebih baik.
“Saya yakin betul bahwa pendidikan bisa mengentaskan kemiskinan. Harapan kita, dengan adanya Sekolah Rakyat ini, mereka punya peluang yang sama bersama anak-anak lainnya,” katanya.
Joncik berharap pendidikan yang diterima para siswa nantinya dapat membawa perubahan, tidak hanya bagi kehidupan mereka sendiri tetapi juga bagi keluarga.
“Mereka akan bisa maju ke depan, bekerja dan memiliki masa depan yang lebih baik. Paling tidak, keluarga mereka bisa terentas dari kemiskinan,” tegasnya.
Empat Lawang Berhasil Dapatkan Alokasi Sekolah Rakyat
Joncik juga mengungkapkan, menghadirkan Sekolah Rakyat di daerah bukan tanpa tantangan.
Pemerintah daerah harus menyiapkan berbagai kebutuhan, mulai dari lahan, tempat belajar, asrama hingga proses perizinan.
BACA JUGA: BKN Rilis Jadwal Sekolah Kedinasan 2026
Namun, seluruh proses tersebut berhasil dilalui hingga Kabupaten Empat Lawang mendapatkan alokasi Sekolah Rakyat.
Menurutnya, kehadiran Sekolah Rakyat harus dimanfaatkan sebagai kesempatan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk membuktikan bahwa keterbatasan ekonomi bukan penghalang dalam meraih pendidikan.
Dengan dimulainya MPLS Tahun Ajaran 2026/2027, Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Empat Lawang kini membawa harapan baru bagi ratusan anak.
Bupati Joncik berharap Sekolah Rakyat tidak hanya melahirkan siswa berpendidikan dan berkarakter, tetapi juga generasi yang mampu mandiri serta mengubah kondisi ekonomi keluarganya.
“Harapan kita, mereka punya kesempatan yang sama, bisa maju dan memiliki masa depan yang lebih baik,” pungkas Joncik. (*/gia)






