Langkah ini diharapkan dapat membantu atlet mematangkan teknik sekaligus menambah pengalaman sebelum berlaga di POPDA Sumsel 2026.
Bagi ketiga atlet tersebut, setiap kesempatan latihan menjadi sangat berharga.
BACA JUGA: Dana Atlet Raib, Bendahara KONI Lahat Jadi Tersangka
Mereka harus memanfaatkan waktu yang tersisa untuk meningkatkan kesiapan dan membangun kepercayaan diri menghadapi persaingan di tingkat provinsi.
Jamal berharap para atlet tetap menjaga semangat dan konsistensi hingga hari pertandingan.
Ia optimistis persiapan yang telah dijalani dapat membuahkan hasil membanggakan bagi Kabupaten Empat Lawang.
Perjuangan atlet panjat tebing Empat Lawang menunjukkan bahwa keterbatasan fasilitas tidak selalu memadamkan semangat untuk berprestasi.
BACA JUGA: Real Madrid vs Atletico, Xabi Alonso Janjikan Derby Penuh Energi
Namun, tekad atlet saja tidak cukup untuk membangun pembinaan olahraga yang optimal.
Kerusakan tower panjat tebing menjadi perhatian penting bagi keberlangsungan pembinaan atlet.
Sarana yang layak dibutuhkan agar atlet dapat menjalani latihan sesuai kebutuhan kompetisi dan memiliki kesempatan bersaing secara maksimal.
Dengan waktu persiapan yang semakin singkat, dukungan terhadap fasilitas latihan menjadi kebutuhan mendesak.
BACA JUGA: Farhat Ulul Azmi Bawa Empat Lawang Naik Podium Nasional
Bukan sekadar untuk menghadapi POPDA Sumsel 2026, tetapi juga demi menjaga keberlanjutan prestasi olahraga panjat tebing Kabupaten Empat Lawang. (*/red)





