EMPAT LAWANG, LINTANGPOS.com – Semangat atlet panjat tebing Kabupaten Empat Lawang untuk berlaga di Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Sumatera Selatan 2026 tetap menyala.
Namun, di balik tekad meraih prestasi, mereka harus menghadapi persoalan serius: tower panjat tebing utama rusak parah.
Kerusakan sarana latihan tersebut membuat persiapan menuju POPDA Sumsel pada 2–7 November 2026 tidak berjalan maksimal.
Para atlet terpaksa menyesuaikan program latihan dengan fasilitas yang masih bisa digunakan.
BACA JUGA: Tragis! Pelajar SD Alam Lubuk Linggau Ditemukan Tewas di Kolam Ikan Usai Jam Olahraga
Saat ini, latihan lebih banyak difokuskan pada wall bouldering atau papan panjat berketinggian rendah.
Padahal, persiapan menghadapi kompetisi membutuhkan latihan terarah untuk mengasah teknik, kekuatan fisik, ketahanan, hingga mental bertanding.
Coach panjat tebing Empat Lawang, Jamal, mengatakan latihan telah berlangsung rutin selama lebih dari satu bulan.
Hingga kini, tiga atlet masih bertahan menjalani persiapan menuju ajang olahraga pelajar tingkat provinsi tersebut.
BACA JUGA: Aksi Maling Panjat Rumah Terbongkar, Polisi Tangkap Buruh Muda
“Sudah lebih dari satu bulan para atlet berlatih. Sampai sekarang ada tiga atlet yang masih bertahan. Kita berharap mereka bisa memberikan hasil yang maksimal di POPDA nanti,” ujar Jamal.
Menurutnya, kerusakan tower menjadi tantangan tersendiri dalam mematangkan kemampuan atlet.
Materi latihan harus disesuaikan dengan kondisi sarana yang tersedia, sementara waktu menuju pertandingan semakin terbatas.
Meski demikian, Jamal bersama para atlet berupaya menjaga konsistensi latihan.
BACA JUGA: ORADO Empat Lawang Kirim 14 Atlet ke Piala Panglima TNI
Latihan fisik dan bouldering tetap dilakukan agar kondisi tubuh serta kemampuan memanjat tidak menurun menjelang pertandingan.
Untuk mendapatkan kesempatan berlatih dengan fasilitas yang lebih memadai, tim panjat tebing Empat Lawang berencana menumpang latihan ke wall climbing di Kabupaten Musi Rawas pada pekan depan.







