3 Kebiasaan Sederhana Ini Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Jangan Lagi Begadang!

oleh -18 Dilihat
(*/ilustrasi)

REMINDER, LINTANGPOS.com — Tidur bukan sekadar aktivitas untuk menghilangkan rasa lelah setelah seharian beraktivitas.

Kualitas tidur juga berperan penting dalam menjaga kondisi tubuh dan membantu seseorang menjalani hari dengan lebih optimal.

Namun, kebiasaan tidur larut malam masih menjadi bagian dari rutinitas banyak orang.

Mulai dari begadang hingga pukul 01.00, menyantap makanan instan di tengah malam, menonton drama sampai pagi, hingga memainkan media sosial sesaat setelah bangun tidur.

BACA JUGA: Film Na Willa Jadi Pengingat untuk Lebih Memahami Dunia Anak

Melalui konten One Minute Storyducation, Rama Satya atau yang dikenal melalui akun @productivityboii, mengingatkan pentingnya memperbaiki kebiasaan sebelum dan sesudah tidur.

Ia membagikan tiga langkah yang bisa dicoba untuk membantu membuat waktu istirahat menjadi lebih berkualitas.

1. Jauhkan gadget 90 menit sebelum tidur

Kebiasaan membuka ponsel menjelang tidur menjadi salah satu hal yang perlu dikurangi. Rama menyarankan agar penggunaan gadget seperti ponsel, tablet, maupun televisi dihentikan sekitar 90 menit sebelum waktu tidur.

Paparan cahaya dari layar, khususnya cahaya biru, dapat mengganggu proses alami tubuh dalam mempersiapkan diri untuk tidur, termasuk produksi melatonin yang berkaitan dengan rasa kantuk.

BACA JUGA: Dulu Kejar Gaya Stylish, Kini Pilih Outfit Warna Basic

Sebagai gantinya, waktu menjelang tidur dapat dialihkan ke aktivitas yang lebih menenangkan, seperti membaca buku atau melakukan meditasi.

Rutinitas tersebut dinilai lebih membantu tubuh dan pikiran memasuki kondisi rileks sebelum tidur.

2. Hindari alarm dengan suara terlalu keras

Alarm memang menjadi penyelamat bagi mereka yang harus bangun pada waktu tertentu.

Namun, suara alarm yang sangat keras dan mengejutkan bisa membuat seseorang terbangun dalam kondisi kaget.

BACA JUGA: Prilly Latuconsina Ingatkan Perempuan Mandiri, Hidup Tak Seindah Dongeng

Rama mengingatkan untuk mencoba menggunakan nada alarm yang lebih lembut.

Suara yang tidak terlalu mengagetkan dapat membuat transisi dari tidur menuju kondisi terjaga terasa lebih nyaman.

CEK BERITA LINTANGPOS.com di Google Search 

No More Posts Available.

No more pages to load.