Categories: Bantuan Sosial Berita Palembang Sumsel

4,3 Juta KPM Baru Masuk Bansos, Sumsel Percepat Digitalisasi

PALEMBANG, LINTANGPOS.com – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersiap mempercepat digitalisasi perlindungan sosial untuk memperbaiki akurasi data penerima bantuan sosial (bansos).

Langkah tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Pelaksanaan Perluasan Piloting Digitalisasi Perlindungan Sosial Tahun 2026 yang diikuti Sekda Sumsel H. Edward Candra secara virtual, Jumat (18/9/2026).

Rakor yang diinisiasi Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah Kementerian Sosial RI itu menitikberatkan pada pemutakhiran data penerima manfaat melalui sistem digital terpadu.

Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf mengungkapkan, pemutakhiran Data Terpadu Sosio-Ekonomi Nasional (DTSEN) telah menunjukkan perkembangan signifikan.

BACA JUGA: Bukan Penentu Penerima, Dinas Pangan Klarifikasi Soal Bansos Beras

Hingga saat ini, 33 persen data DTSEN disebut telah diperbarui secara nasional.

Sebanyak 14 juta data juga telah melewati proses verifikasi lapangan atau groundcheck.

Selain itu, sekitar 4,5 juta warga telah terdaftar dalam platform digitalisasi bansos.

4,3 Juta KPM Baru Tersentuh

Pemutakhiran data tersebut turut membuka akses bantuan bagi masyarakat yang sebelumnya belum tersentuh program bansos.

BACA JUGA: Bansos 2026 Cair Awal Tahun? Ini Prediksi Lengkapnya

Sebanyak 4.330.417 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) baru pada kategori desil 1 hingga 4 kini tercatat menerima bantuan berkat pemutakhiran dan peningkatan akurasi data.

Angka tersebut menunjukkan bahwa persoalan data tidak hanya berkaitan dengan penerima yang tidak tepat sasaran, tetapi juga warga yang berhak namun sebelumnya belum masuk dalam sistem bantuan.

“Akurasi data adalah kunci utama agar bantuan tidak salah sasaran,” tegas Saifullah Yusuf.

Mensos meminta pemerintah daerah tidak berhenti pada data yang sudah tersedia.

BACA JUGA: Sekitar 300 Ribu Penerima Bansos Terindikasi Terkait Judi Online

Warga miskin dan sangat miskin yang belum terdata harus terus ditemukan dan dimasukkan ke dalam sistem perlindungan sosial.

“Jangan sampai ada lagi warga yang berhak, tetapi terlewat dan tidak menerima bansos,” ujarnya.

RT/RW Didorong Jadi Ujung Tombak

Kementerian Sosial juga mengajak jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat hingga kalangan pemuda ikut menjadi Agen Perlinsos.

Page: 1 2

Legina Ainil Valensi

Share
Tags: bansos Sumatera Selatan data penerima bansos digitalisasi bansos Sumsel DTSEN Edward Candra Kemensos KPM baru Portal Perlinsos

Recent Posts

  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Aksi Ugal-Ugalan Pelajar Resahkan Warga Tebing Tinggi

Aksi sejumlah pelajar mengendarai motor secara ugal-ugalan hingga dugaan balap liar meresahkan warga Tebing Tinggi,…

3 jam ago
  • Artikel
  • Nasional

Kenapa Orang Batak Tak Boleh Nikah Semarga? Ini Penjelasannya

Martha Boru Napitupulu menjelaskan alasan pernikahan semarga menjadi pantangan dalam adat Batak.

4 jam ago
  • Berita
  • Palembang
  • Sumsel

Herman Deru Cek Posko Karhutla, Layanan Kesehatan Diminta 24 Jam

Herman Deru meninjau posko Karhutla Kertapati dan meminta layanan kesehatan diperkuat 24 jam bagi masyarakat…

4 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Pendidikan
  • Sumsel

Asap Karhutla Meningkat, Disdikbud Empat Lawang Wajibkan Masker di Sekolah

Disdikbud Empat Lawang mengimbau seluruh sekolah menggunakan masker menyusul kondisi udara yang terdampak asap karhutla.

5 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Kabut Asap Mulai Selimuti Empat Lawang

Aroma asap dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel)…

15 jam ago
  • Berita
  • Pemerintahan
  • Regional
  • Sumsel

Kabut Asap Sumsel Ancam Penghasilan PKL dan UMKM

Wagub Sumsel Cik Ujang menyoroti dampak kabut asap terhadap PKL dan UMKM serta mendorong strategi…

18 jam ago