Tujuh PTN membuka jalur khusus masuk kedokteran bagi mantan pengurus OSIS. Syarat, mekanisme, dan ketentuannya berbeda di tiap kampus. (*/IST)
° Tujuh PTN di Indonesia membuka jalur khusus masuk Fakultas Kedokteran bagi mantan pengurus OSIS tanpa tes tulis.
Setiap kampus punya mekanisme berbeda, tetapi semuanya menilai rekam jejak kepemimpinan.
° Siswa wajib melengkapi syarat seperti SK OSIS dan dokumen penunjang lain.
JAKARTA, LINTANGPOSM.com — Kabar gembira buat siswa SMA/MA/SMK yang pernah aktif sebagai pengurus OSIS.
Tahun depan, terdapat tujuh Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Indonesia yang membuka jalur khusus masuk program studi Kedokteran tanpa tes tulis.
Jalur ini sering disebut sebagai “golden ticket” bagi siswa dengan rekam jejak kepemimpinan di sekolah.
Meski tanpa tes tulis, setiap kampus menerapkan mekanisme seleksi dan persyaratan yang berbeda.
Namun tujuannya sama: memberikan ruang bagi siswa dengan pengalaman organisasi dan kemampuan memimpin.
Berikut daftar 7 PTN yang membuka jalur OSIS untuk masuk Fakultas Kedokteran:
BACA JUGA: 10 Kampus Negeri dengan Jurusan Kedokteran Super Murah, Ada yang UKT Nol Rupiah
1. IPB University
IPB membuka peluang khusus bagi ketua OSIS untuk mendaftar ke berbagai program studi, termasuk kedokteran.
Syarat utama:
2. Universitas Airlangga (Unair)
Unair menerima pendaftar dengan rekam prestasi kepemimpinan, termasuk mantan ketua OSIS.
BACA JUGA: Daftar Baru 10 Kampus Negeri Paling Berkelanjutan di Indonesia versi QS 2026
Syarat:
3. Universitas Sebelas Maret (UNS)
UNS memberikan kesempatan bagi mantan ketua OSIS yang lulus maksimal dua tahun terakhir.
Pendaftaran dilakukan melalui jalur Afirmasi Bibit Unggul, dengan syarat khusus:
BACA JUGA: Segini Biaya Kuliah Universitas Brawijaya tahun 2026: Calon Maba Wajib Siap Mental dan Dompet!
4. Universitas Negeri Surabaya (Unesa)
Unesa menyediakan jalur prestasi kepemimpinan untuk ketua, sekretaris, dan bendahara OSIS.
Page: 1 2
Oknum Kades di Musi Rawas ditangkap di Deli Serdang setelah kabur terkait dugaan pemerasan dan…
Lansia berinisial AS ditemukan meninggal di siring Desa Pagar Gunung, Kepahiang. Polisi masih menyelidiki penyebab…
Salah seorang warga, Leki, mengatakan gagal panen terjadi di sejumlah kawasan persawahan atau ladangan di…
Penelitian Nestia Destiani membahas pemanfaatan WhatsApp sebagai media penyebaran pesan dakwah oleh remaja di Desa…
Ketua DMI Empat Lawang Dodi Irawan menegaskan masjid harus menjadi pusat peradaban, pendidikan dan pemberdayaan…
Ketua DMI Sumsel menegaskan DMI Empat Lawang harus menyatu dengan pemerintah dan aktif menguatkan agenda…