Categories: Gaya Hidup

9 Benda di Rumah yang Dipercaya Menghambat Rezeki Menurut Primbon Jawa

Ringkasan Berita:

° Dalam kepercayaan Jawa, sejumlah benda di rumah dipercaya membawa energi negatif yang bisa menghambat rezeki dan keharmonisan keluarga.

° Mulai dari jam mati hingga cermin retak, berikut penjelasan mitos Primbon Jawa yang masih diyakini sebagian masyarakat hingga kini.


JAKARTA, LINTANGPOS.com – Dalam budaya Jawa, rumah tidak sekadar tempat tinggal, melainkan ruang hidup yang menyimpan energi, makna, dan keseimbangan batin.

Karena itu, masyarakat Jawa sejak dulu memiliki berbagai pantangan terkait benda-benda yang disimpan di dalam rumah.

Larangan ini tercatat dalam Primbon Jawa dan diwariskan secara turun-temurun.

Meski terdengar mistis, kepercayaan tersebut sejatinya bertujuan menjaga keharmonisan, ketentraman, dan aliran energi positif di dalam rumah.

Berikut sejumlah benda yang menurut mitos Jawa sebaiknya tidak disimpan sembarangan.

Salah satunya adalah jam dinding yang mati.

BACA JUGA: Pantangan Rumah Menghadap Arah Ini Menurut Orang Jawa

Dalam simbolisme Jawa, jam mati melambangkan waktu yang terhenti. Hal ini dipercaya menjadi pertanda buruk bagi kelangsungan hidup, usaha, dan rezeki penghuni rumah.

Kemudian benda bekas milik orang lain, terutama warisan tanpa restu atau tanpa kejelasan asal-usulnya.

Benda semacam ini diyakini membawa jejak energi atau karma pemilik sebelumnya yang belum tentu selaras dengan penghuni baru.

Cermin retak atau pecah juga termasuk pantangan. Selain dianggap membawa kesialan, cermin rusak dipercaya dapat menjadi “pintu” bagi energi negatif atau makhluk halus.

Tak kalah sering diperdebatkan adalah patung atau topeng tua, terutama yang berasal dari tempat angker.

Jika tidak dirawat secara spiritual, benda ini diyakini bisa menjadi tempat bersemayam makhluk tak kasatmata.

BACA JUGA: Misteri Gua Harimau OKU, Rumah Dua Ras Purba dan Lukisan Ribuan Tahun yang Mengguncang Dunia Arkeologi

Dalam hal tanaman, tanaman berduri seperti kaktus sebaiknya tidak diletakkan di dalam rumah.

Filosofi Jawa memandang duri sebagai simbol hambatan yang dapat mengganggu aliran rezeki.

Page: 1 2

Redaksi

View Comments

Share
Tags: benda pembawa sial benda terlarang di rumah budaya Jawa energi negatif rumah mitos Jawa pantangan rumah Jawa primbon Jawa rezeki menurut kepercayaan Jawa

Recent Posts

  • Berita
  • Empat Lawang
  • Pendidikan
  • Sumsel

Bupati Joncik Optimistis MPLS Berjalan Lancar

Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad meninjau langsung kesiapan akhir Sekolah Rakyat menjelang pelaksanaan…

14 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Pendidikan
  • Sumsel

Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad Lakukan Pengecekan Akhir Sekolah Rakyat Jelang MPLS

Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad melakukan kunjungan dan pengecekan akhir kesiapan Sekolah Rakyat menjelang pelaksanaan…

17 jam ago
  • Berita
  • Lubuk Linggau
  • Pemerintahan
  • Sumsel

Joncik Hadiri Rapimwil Pemuda Muhammadiyah di Lubuk Linggau

Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad menghadiri Rapimwil Pemuda Muhammadiyah Sumsel sekaligus pelantikan PDPM Lubuk Linggau.

22 jam ago
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Lima Desa Empat Lawang Diusulkan Dapat BTS

Lima desa di Empat Lawang diusulkan mendapat pembangunan BTS untuk memperluas akses internet dan mengurangi…

22 jam ago
  • Bengkulu
  • Rejang Lebong

Dua Qori Rejang Lebong Bawa Nama Bengkulu ke MTQ Nasional

Dua qori asal Rejang Lebong, Herdiansyah dan Nofita Sari, mewakili Bengkulu pada MTQ Nasional 2026…

1 hari ago
  • Berita
  • Pendidikan
  • Sumsel

Festival Literasi Sumsel 2026 Kumpulkan Donasi 4.648 Buku

Festival Literasi Sumsel 2026 resmi dibuka Herman Deru. Sebanyak 4.648 buku terkumpul dalam gerakan memperkuat…

1 hari ago