Keluarga Desak Polisi Usut Tuntas Kematian Miksan yang Diduga Ditembak di Kepala

oleh -994 Dilihat
Keluarga Miksan (41), warga Muratara, mendesak polisi mengusut penyebab kematian yang awalnya disebut kecelakaan. Hasil autopsi menemukan peluru di kepala korban. Satu terduga pelaku telah diamankan, sementara penyelidikan kasus masih berlanjut. Foto: dok/Istimewa

Ringkasan Berita:
° Keluarga Miksan (41), warga Muratara, mendesak polisi mengusut penyebab kematian yang awalnya disebut kecelakaan.

° Hasil autopsi menemukan peluru di kepala korban. Satu terduga pelaku telah diamankan, sementara penyelidikan kasus masih berlanjut.


Muratara, LintangPos.com — Keluarga Miksan (41), warga Desa Bingin Rupit, Kecamatan Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), mendesak pihak kepolisian mengusut tuntas penyebab kematian almarhum yang dinilai penuh kejanggalan.

Peristiwa tragis itu terjadi pada Selasa (21/10/2025) pagi. Miksan yang bekerja sebagai penjaga keamanan kebun sawit ditemukan dalam kondisi luka parah di bagian kepala.

Awalnya, kematian Miksan disebut akibat kecelakaan. Namun, keluarga mencurigai adanya hal lain di balik peristiwa tersebut.

Menurut sang istri, Teti Herlina (32), kabar suaminya mengalami kecelakaan pertama kali disampaikan oleh keponakannya.

“Biasanya suami saya pulang pagi, tapi hari itu belum juga pulang. Tidak lama, kami dapat kabar kalau dia kecelakaan dan dibawa ke Puskesmas Beringin Jaya,” ujar Teti saat ditemui Senin (3/11/2025).

Sesampainya di puskesmas, korban masih bernapas dalam kondisi kritis dan kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Rupit.

BACA JUGA: Motor Hasil Curas Ditemukan, Polsek Lintang Kanan Kembalikan ke Pemilik

Tak lama setelah tiba, Miksan dinyatakan meninggal dunia.

Dokter yang memeriksa sempat menemukan kejanggalan pada luka di kepala korban.

CEK BERITA LINTANGPOS.com di Google Search 

No More Posts Available.

No more pages to load.