Motorola Guncang Pasar! Razr Fold Bikin Samsung Ketar-ketir

oleh -69 Dilihat
Razr Fold hadir sebagai ponsel lipat book-style pertama Motorola, menawarkan kamera flagship, stylus, layar besar, dan potensi harga lebih terjangkau. (*/IST)

Ringkasan Berita:

° Motorola resmi memperkenalkan Razr Fold di CES 2026, ponsel lipat book-style pertamanya dengan kamera flagship, layar 8,1 inci 2K, dukungan stylus, dan strategi harga agresif yang berpotensi mengguncang dominasi Samsung di pasar foldable premium.


JAKARTA, LINTANGPOS.com — Setelah bertahun-tahun setia dengan desain clamshell legendaris Razr, Motorola akhirnya membuat langkah besar.

Di panggung CES 2026, perusahaan ini resmi memperkenalkan Razr Fold, ponsel lipat bergaya buku (book-style) pertama mereka yang langsung mengincar pasar premium dan para raksasa industri.

Sekilas, Razr Fold tampil seperti ponsel lipat modern pada umumnya.

Namun, detail kecil membuatnya berbeda: rangka metal bertekstur brushed dengan warna kontras, modul kamera besar yang mencolok, serta logo batwing khas Motorola yang memberi identitas kuat.

Meski Motorola belum mengungkap dimensi maupun chipset yang digunakan, spesifikasi kamera yang dibawa Razr Fold sudah cukup untuk membuat para pesaing waspada.

Tiga kamera belakangnya menggunakan sensor 50 MP dengan pendekatan “all big sensor”, termasuk lensa periskop 3x optical zoom.

BACA JUGA: Bocoran Spesifikasi Motorola Signature 

Konfigurasi ini setara dengan perangkat flagship seperti Google Pixel 10 Pro dan iPhone 17 Pro.

Untuk kebutuhan swafoto, tersedia kamera 32 MP di layar luar dan 20 MP di sudut layar utama lipat.

Dalam standar pasar Amerika Serikat, konfigurasi kamera ini menempatkan Razr Fold di jajaran teratas smartphone premium.

Namun Razr Fold tidak hanya menjual kamera dan desain.

Motorola menyasar produktivitas dengan menyematkan dukungan stylus, fitur langka di kategori foldable.

Menariknya, stylus ini berukuran seperti pulpen biasa, bukan stylus tipis yang cepat melelahkan tangan.

BACA JUGA: Motorola Seperti Salah Langkah? Moto G Power 2026 Resmi Rilis, Tapi Versi 2025 Justru Jadi Raja HP Rp3 Jutaan

Fitur ini dipadukan dengan layar fleksibel 8,1 inci beresolusi 2K LTPO, menciptakan pengalaman menulis dan multitasking yang lebih natural.

Di sisi perangkat lunak, Motorola menjanjikan tata letak fleksibel, antarmuka adaptif untuk aplikasi, serta peningkatan signifikan pada sistem multitasking—elemen penting bagi pengguna ponsel lipat yang mengincar produktivitas tinggi.

Pertanyaan terbesarnya kini ada pada harga.

Saat para pesaing seperti Samsung, Huawei, dan Google mematok harga foldable mereka di kisaran US$1.800–US$2.000,

Motorola justru dikenal agresif. Razr 2025 dijual resmi hanya US$650.

Jika strategi ini berlanjut, Razr Fold berpotensi menjadi “pembunuh raksasa” yang menawarkan pengalaman foldable kelas atas tanpa membuat dompet runtuh.

BACA JUGA: Bocoran Gila Motorola 2026: Moto G Stylus Terbaru, Moto Tag 2 Muncul Perdana, Edge 70 Ultra Bikin Kaget!

Momentum ini semakin krusial di tengah kondisi industri smartphone yang tengah bergejolak akibat lonjakan harga RAM karena tingginya permintaan pusat data AI.

Namun, dengan dukungan rantai pasok Lenovo sebagai perusahaan induk, Motorola memiliki peluang besar untuk menekan biaya produksi.

Jika semua skenario ini terwujud, Razr Fold bukan sekadar produk baru—melainkan ancaman nyata bagi dominasi Samsung dan Huawei di pasar ponsel lipat global. (*/red)

CEK BERITA LINTANGPOS.com di Google Search 

No More Posts Available.

No more pages to load.