Bercanda Pakai Borgol, Bocah Banyuasin Berakhir ke Damkar

oleh -65 Dilihat
oleh
Bermain borgol tanpa sadar ternyata borgol asli, seorang bocah di Banyuasin harus dievakuasi Damkar. Kisah ini jadi pelajaran soal bahaya keisengan anak-anak, Rabu (28/1/2026). Foto: Istimewa

Ringkasan Berita:

Keisengan bermain borgol berujung kepanikan. Seorang bocah di Banyuasin terpaksa dibawa ke Pos Damkar Talang Keramat setelah kedua tangannya terkunci borgol asli tanpa kunci. Petugas berjibaku hingga borgol berhasil dilepas dengan aman.


BANYUASIN, LINTANGPOS.com – Keisengan anak-anak memang sering kali terlihat sepele.

Namun siapa sangka, sebuah permainan sederhana justru bisa berujung pada situasi darurat yang membuat orang tua panik.

Itulah yang dialami oleh seorang bocah bernama M Khoirul Anam, warga Banyuasin, Sumatera Selatan, yang terpaksa harus dilarikan ke Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) Talang Keramat setelah kedua tangannya terkunci borgol asli dan tak bisa dilepaskan.

Peristiwa ini terjadi pada Senin malam, 26 Januari 2026, dan sontak mengundang perhatian warga sekitar.

Bukan tanpa sebab, borgol yang awalnya dianggap mainan ternyata adalah borgol sungguhan yang tidak disertai kunci.

Alhasil, permainan yang semula dipenuhi tawa berubah menjadi kepanikan.

BACA JUGA: Aksi Sok Jagoan Berujung Borgol! Pria 42 Tahun Diciduk Polisi Usai Copet HP di Bawah Jembatan Ampera Saat Detik-Detik Tahun Baru

Bermula dari Keisengan Saat Bermain

Menurut keterangan Kasat Pol PP-Damkar Banyuasin, Alpian, kejadian ini bermula ketika Khoirul bermain bersama teman-temannya di lingkungan sekitar rumah.

Saat itu, mereka menemukan sebuah borgol yang entah berasal dari mana.

“Jadi kronologis cerita dari si anak, saat dia bermain bersama teman-temannya, mereka menemukan borgol. Teman-teman si anak ini, langsung memasangkan borgolnya ke kedua tangan si Khoirul ini,” ujar Alpian saat dikonfirmasi pada Rabu (28/1/2026).

Awalnya, anak-anak tersebut mengira borgol itu hanyalah mainan. Tanpa pikir panjang, borgol pun dipasangkan ke kedua pergelangan tangan Khoirul.

Namun, setelah terpasang, mereka baru menyadari bahwa borgol tersebut tidak bisa dibuka kembali.

BACA JUGA: Aksi Nekat Aldo Berakhir di Borgol: Bobol Gereja HKI Palembang Demi Sound System, Eh Belum Sempat Dijual!

Masalah semakin pelik ketika diketahui bahwa borgol tersebut adalah borgol asli, bukan replika atau mainan, dan tidak memiliki kunci. Upaya anak-anak untuk melepasnya pun sia-sia.

Orang Tua Panik, Usaha Mandiri Gagal

Dalam kondisi tangan masih terborgol, Khoirul akhirnya pulang ke rumah dan mengadu kepada kedua orang tuanya.

Melihat kondisi anaknya, orang tua Khoirul langsung panik. Mereka mencoba berbagai cara untuk melepaskan borgol tersebut secara mandiri, namun hasilnya nihil.

Setiap upaya justru berisiko melukai pergelangan tangan sang anak.

Melihat kondisi itu, orang tua Khoirul akhirnya mengambil keputusan penting: meminta bantuan pihak yang lebih berpengalaman.

BACA JUGA: Terbongkar! Pencurian AC di Kantor Gubernur Bengkulu Ternyata..

Tanpa menunggu lama, Khoirul bersama kedua orang tuanya dibawa ke Pos Damkar Talang Keramat, Banyuasin, yang memang dikenal tidak hanya menangani kebakaran, tetapi juga berbagai aksi penyelamatan non-kebakaran.

Damkar Turun Tangan Lakukan Penyelamatan

Kedatangan bocah dengan tangan terborgol ini sontak membuat petugas Damkar sigap.

Menurut Alpian, petugas langsung melakukan penilaian untuk memastikan proses pelepasan borgol bisa dilakukan dengan aman tanpa melukai anak tersebut.

“Petugas kami yang kedatangan warga meminta bantuan, berupaya agar bisa melepaskan borgol tersebut. Dengan menggunakan gerinda kecil, rantai borgol diupayakan untuk diputus,” jelas Alpian.

Langkah pertama yang dilakukan adalah memotong bagian rantai borgol menggunakan gerinda berukuran kecil.

BACA JUGA: Kalender DPRD Bengkulu Rp1,9 Miliar, Sekwan Buka Fakta Sebenarnya

Proses ini dilakukan dengan sangat hati-hati, mengingat jarak antara alat potong dan tangan anak sangat dekat.

Setelah beberapa saat, rantai borgol akhirnya berhasil dipotong.

Namun, masalah belum sepenuhnya selesai.

Borgol masih melingkar erat di pergelangan tangan Khoirul, sehingga tidak bisa dilepas begitu saja.

Berburu Kunci Borgol

Tidak kehabisan akal, petugas Damkar kemudian berinisiatif mencari kunci borgol.

BACA JUGA: Nekat Bawa Sajam, Alasannya Mengejutkan!

Mereka bertanya dan meminjam ke berbagai pihak yang memungkinkan memiliki kunci tersebut.

Usaha itu akhirnya membuahkan hasil. Petugas Damkar Pos Talang Keramat berhasil meminjam kunci borgol yang sesuai.

Dengan kunci tersebut, borgol yang sebelumnya menjepit pergelangan tangan Khoirul pun akhirnya bisa dilepas dengan aman.

Raut lega pun langsung terlihat dari wajah Khoirul dan kedua orang tuanya.

Sang bocah tidak mengalami luka serius dan langsung mendapatkan penanganan ringan untuk memastikan tidak ada cedera akibat tekanan borgol.

Jadi Pengingat Bahaya Keisengan Anak

BACA JUGA: Detik-Detik Spesialis Curat Palembang Dibekuk: Aksi BW Terekam dan Viral!

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi para orang tua dan masyarakat luas bahwa keisengan anak-anak, jika tidak diawasi, bisa berujung pada kejadian berbahaya.

Barang-barang yang tampak sepele, seperti borgol, bisa menjadi alat berisiko jika digunakan tanpa pemahaman.

Kasus bocah terborgol di Banyuasin ini juga menunjukkan peran penting petugas Damkar yang tidak hanya bertugas memadamkan api, tetapi juga hadir dalam berbagai kondisi darurat masyarakat.

Beruntung, kejadian ini berakhir tanpa korban serius.

Namun, cerita ini menjadi pelajaran berharga agar orang tua lebih waspada terhadap benda-benda asing yang ditemukan anak-anak saat bermain, serta pentingnya edukasi keselamatan sejak dini.

Dengan respons cepat Damkar Banyuasin, satu lagi insiden tak biasa berhasil ditangani dengan baik.

BACA JUGA: Detik-Detik Dramatis! Aksi Singo Layo Bekuk Komplotan Curanmor yang Kabur dari Palembang

Sebuah kisah sederhana, namun sarat makna tentang kewaspadaan, kepedulian, dan keselamatan anak. (*/red)

CEK BERITA LINTANGPOS.com di Google Search 

No More Posts Available.

No more pages to load.