Rumah ASN di Ogan Ilir Dibobol, 23 Suku Emas Raib

oleh -46 Dilihat
oleh
Rumah ASN di Desa Tanjung Raja Selatan, Ogan Ilir, disatroni maling saat ditinggal ke Palembang. Emas 23 suku dan uang Rp20 juta hilang, Minggu (1/2/2026). Foto: Istimewa

Ringkasan Berita:

Sebuah rumah milik ASN di Desa Tanjung Raja Selatan, Ogan Ilir, dibobol maling saat pemiliknya pergi ke Palembang. Sebanyak 23 suku emas dan uang tunai Rp20 juta raib. Polisi kini melakukan penyelidikan dan olah TKP.


OGAN ILIR, LINTANGPOS.com – Suasana tenang Desa Tanjung Raja Selatan, Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir, mendadak terusik oleh kabar pencurian yang menimpa salah satu warganya.

Sebuah rumah milik Sri Yuni Astuti, yang diketahui merupakan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN), disatroni maling saat ditinggal pergi oleh pemiliknya.

Peristiwa ini menyisakan kerugian yang tidak sedikit, serta menyulut kekhawatiran warga sekitar.

Pencurian tersebut baru diketahui pada Minggu malam, 1 Februari 2026, sekitar pukul 20.00 WIB.

Saat itu, korban baru saja kembali ke rumahnya usai menghadiri acara ruwahan keluarga di Palembang.

Betapa terkejutnya korban ketika mendapati kondisi rumahnya telah berantakan dan sejumlah barang berharga raib.

BACA JUGA: Dini Hari, Duo Maling Antar Kota Tertangkap Saat Beraksi

Kepala Desa Tanjung Raja Selatan, Maya Fathul, membenarkan kejadian tersebut.

Ia menjelaskan bahwa saat peristiwa pencurian terjadi, rumah dalam keadaan kosong karena pemiliknya sedang berada di luar kota.

“Pemilik rumah sedang pergi ke Palembang untuk menghadiri acara ruwahan keluarga,” ungkap Maya Fathul saat dikonfirmasi, Senin, 2 Februari 2026.

Dari hasil pendataan awal, pelaku pencurian berhasil membawa kabur sedikitnya 23 suku emas serta uang tunai sebesar Rp20 juta.

Nilai kerugian ditaksir cukup besar, mengingat sebagian emas tersebut merupakan milik orang tua korban yang selama ini disimpan di rumah.

“Dari 23 suku emas itu, ada juga milik orang tua korban,” tambah Maya.

BACA JUGA: Aksi Maling Panjat Rumah Terbongkar, Polisi Tangkap Buruh Muda

Hingga kini, belum diketahui secara pasti kapan pelaku melancarkan aksinya.

Namun, kuat dugaan pencurian dilakukan saat rumah dalam keadaan kosong, memanfaatkan situasi sepi ketika pemilik pergi ke luar daerah.

“Belum tahu kapan dimalingnya, tapi yang jelas ketahuan kemalingan itu pas korban pulang dari Palembang,” lanjutnya.

Menyadari rumahnya telah dibobol maling, korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tanjung Raja.

Pihak kepolisian pun bergerak cepat dengan melakukan pendataan awal dan pengamanan Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Sebagai tindak lanjut, Polres Ogan Ilir telah menurunkan tim identifikasi untuk melakukan olah TKP secara menyeluruh.

BACA JUGA: Nekat Maling di Markas Polisi! Satu Babak Belur Ditangkap Warga, Dua Kabur Lewat Atap Rumah

Petugas tampak memeriksa sejumlah sudut rumah, mencari jejak atau petunjuk yang bisa mengarah pada identitas pelaku, termasuk sidik jari dan kemungkinan jalur masuk pelaku.

Kasus ini menjadi perhatian warga sekitar, mengingat korban dikenal sebagai ASN yang sehari-hari bertugas di Kelurahan Tanjung Raja Timur.

Peristiwa tersebut juga menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih waspada, terutama saat harus meninggalkan rumah dalam waktu cukup lama.

Warga berharap pihak kepolisian dapat segera mengungkap kasus ini dan menangkap pelaku, agar rasa aman di lingkungan Desa Tanjung Raja Selatan kembali terjaga.

Sementara itu, aparat desa mengimbau masyarakat untuk saling menjaga keamanan lingkungan dan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan di sekitar permukiman.

Hingga berita ini diturunkan, proses penyelidikan masih terus berlangsung dan polisi belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan pelaku maupun perkembangan terbaru dari kasus pencurian tersebut. (*/red)

CEK BERITA LINTANGPOS.com di Google Search 

No More Posts Available.

No more pages to load.