“Kunjungan lapangan seperti ini membantu kami mengetahui titik rawan yang perlu antisipasi lebih awal,” tegasnya.
Gubernur juga memastikan pemantauan sungai dilakukan secara berkelanjutan untuk mencegah luapan yang berpotensi membahayakan.
Masyarakat diminta segera melapor ke perangkat desa atau BPBD bila permukaan sungai mulai meningkat.
“Koordinasi yang baik adalah kunci. Debit bisa naik tiba-tiba, terutama bila hujan deras melanda wilayah ulu,” tambahnya.
Dengan kondisi cuaca yang belum menunjukkan tanda-tanda stabil, masyarakat Sumsel kini berada di masa krusial.
Tanda-tanda alam terus dipantau, dan kolaborasi antara pemerintah dan warga menjadi benteng utama menghadapi potensi bencana banjir. (*/red)
Page: 1 2
JAKARTA, LINTANGPOS.com - Memasuki September 2026, pilihan iPhone di pasar Indonesia semakin beragam. Apple menawarkan…
Polsek Tebing Tinggi menggencarkan Makmano Karhutla dengan menyambangi warga dan mengingatkan agar tidak membuka lahan…
Bhabinkamtibmas Polsek Ulu Musi mengecek Pekarangan Bergizi di Desa Batu Lintang sebagai dukungan terhadap ketahanan…
Polsek Tebing Tinggi menyasar pemilik lahan di Desa Kembang Manis untuk mencegah Karhutla dan melarang…
Herman Deru melepas 95 Kafilah Sumsel ke MTQ XXXI Semarang dan menargetkan kejayaan Sumsel kembali…
Herman Deru meminta RUU Ketransmigrasian tak hanya ubah paradigma, tetapi juga menyelesaikan persoalan aset dan…