“Air yang jatuh menghantam bebatuan menimbulkan embusan embun halus yang menyegarkan. Suasananya alami dan menenangkan,” ujar Bayu saat memandu wisatawan yang berkunjung.
Keunikan Air Terjun Pipa Belanda tidak hanya terletak pada panorama alamnya, tetapi juga pada nilai sejarah yang melekat kuat.
Nama “Pipa Belanda” berasal dari keberadaan pipa besi tua yang melintang tepat di atas aliran air terjun.
BACA JUGA: Pulo Mas Bangkit! Musim Tanam Baru Siap Curi Perhatian Wisatawan
Pipa tersebut merupakan peninggalan masa kolonial Belanda, yang dahulu dibangun sebagai sarana distribusi air bersih menuju kawasan Kebun Teh Kabawetan.
“Hingga sekarang pipa itu masih berfungsi dengan baik dan tetap digunakan oleh pihak perkebunan,” jelas Bayu.
Keberadaan pipa besi tua ini menjadi saksi bisu perjalanan sejarah kawasan Kabawetan, sekaligus ikon yang membedakan air terjun ini dari destinasi alam lainnya.
Sebagai pengelola, Pokdarwis Pesona Air Sempiang Sejahtera terus berupaya menjaga kelestarian Air Terjun Pipa Belanda.
Bayu menegaskan pentingnya peran pengunjung dalam menjaga kebersihan dan keasrian kawasan wisata.
Pengunjung juga diimbau untuk tidak merusak pipa air yang menjadi bagian penting dari sejarah dan identitas air terjun ini.
BACA JUGA: Pantai Napae, Permata Tersembunyi Desa Mebba yang Siap Jadi Andalan Wisata Bahari NTT
“Mari sama-sama menjaga keasrian air terjun ini. Setiap pengunjung sudah kami ingatkan agar tidak membuang sampah sembarangan dan tidak merusak fasilitas yang ada,” tuturnya.
Dengan keindahan alam yang masih terjaga, suasana yang tenang, serta nilai sejarah yang unik, Air Terjun Pipa Belanda layak menjadi alternatif destinasi wisata alam di Bengkulu.
Bagi pencinta wisata alam yang mencari ketenangan, keaslian, dan cerita masa lalu yang menyatu dengan alam, Air Terjun Pipa Belanda di kaki Bukit Hitam menawarkan pengalaman yang sederhana namun berkesan. (*/red)
Page: 1 2
Bhabinkamtibmas Polsek Talang Padang mengecek tanaman terong di Desa Talang Padang sebagai dukungan terhadap ketahanan…
Polsek Muara Pinang menyambangi warga dan menyosialisasikan larangan membakar hutan serta lahan melalui Program Makmano…
Polsek Lintang Kanan menyosialisasikan larangan membakar hutan dan lahan di Desa Lesung Batu untuk mencegah…
JAKARTA, LINTANGPOS.com - Memasuki September 2026, pilihan iPhone di pasar Indonesia semakin beragam. Apple menawarkan…
Polsek Tebing Tinggi menggencarkan Makmano Karhutla dengan menyambangi warga dan mengingatkan agar tidak membuka lahan…
Bhabinkamtibmas Polsek Ulu Musi mengecek Pekarangan Bergizi di Desa Batu Lintang sebagai dukungan terhadap ketahanan…