Categories: Lahat Sumsel

Aksi 60 Karyawan PT DAM Guncang Kawasan Industri Lahat, Tagihan Rp100 Miliar Jadi Sorotan

Lahat, LintangPos.com — Suasana tenang di kawasan industri Kabupaten Lahat mendadak berubah menjadi ramai pada Selasa pagi (7/10/2025).

Sekitar 60 karyawan PT Dana Artha Mining (DAM) menggelar aksi unjuk rasa di akses jalan hauling milik PT BSR.

Mereka menuntut pembayaran tagihan invoice kepada PT Anugerah Covindo Indonesia (ACI) senilai lebih dari Rp100 miliar.

Aksi yang dimulai pukul 09.00 WIB itu dipimpin oleh Syaikh Muhammad Amirullah selaku koordinator lapangan.

Massa mengenakan seragam kerja dan membawa spanduk bertuliskan berbagai tuntutan.

Suara orasi bergema di sekitar kawasan industri, menggambarkan kekecewaan para pekerja yang telah berbulan-bulan tak menerima gaji.

BACA JUGA: DPRD Prabumulih Diguncang Demo Soal Rangkap Jabatan

“Kami tidak akan pulang sebelum tagihan dibayar! Anak dan istri kami butuh makan!” teriak salah satu orator lantang di tengah massa.

Menurut para pekerja, keterlambatan gaji mereka terjadi karena PT ACI belum melunasi tagihan kepada PT DAM.

Padahal, pihak DAM sudah tiga kali melayangkan surat somasi tanpa tanggapan berarti.

“Sudah tiga kali kami kirim surat. Tapi tidak digubris. Sementara mereka (PT ACI) justru beli alat berat baru. Kami ini orang Lahat, bukan pendatang. Tolong hargai kami,” ujar salah seorang peserta aksi dengan nada kesal.

Pimpinan Cabang PT DAM, Ahmad Subandi, menegaskan bahwa aksi tersebut murni bentuk keprihatinan ekonomi, bukan provokasi.

“Kami tidak ingin anarkis. Tapi nominal tagihan ini bukan kecil — lebih dari Rp100 miliar. Kalau tidak dibayar, perusahaan bisa kolaps. Kami bekerja di mana nanti?” ujarnya tegas.

BACA JUGA: Kejari Prabumulih Sinyalkan Tersangka Baru dalam Kasus Korupsi Dana Hibah KPU

Sekitar pukul 10.00 WIB, mediasi digelar di workshop PT ACI.

Hadir dalam pertemuan tersebut perwakilan kedua perusahaan, aparat kepolisian dari Polres Lahat, dan sejumlah pejabat terkait, termasuk Kasat Intelkam IPTU Achmad Faezal Junaedi, Kapolsek Merapi Barat AKP Chandra Kirana, dan Kanit Pidsus IPDA Ahmad Syarif.

Kapolres Lahat AKBP Novi Edyanto S.Ik M.Ik melalui Kasubsi Penmas Aiptu Lispono SH mengonfirmasi bahwa mediasi berjalan kondusif.

Page: 1 2

Redaksi

Share
Tags: aksi karyawan Lahat aksi karyawan PT DAM di Lahat demo pekerja tambang gaji karyawan tertunda kawasan industri Lahat mediasi perusahaan tambang mediasi Polres Lahat demo tambang penyelesaian tagihan Rp100 miliar PT DAM PT Anugerah Covindo Indonesia PT Dana Artha Mining tagihan Rp100 miliar tuntutan pembayaran PT ACI ke PT DAM

Recent Posts

  • Berita
  • Ekonomi
  • Regional
  • Sumsel

KDEKS Dikukuhkan, Herman Deru Dorong Ekonomi Syariah Lebih Masif

Herman Deru menegaskan KDEKS Sumsel harus memperkuat sosialisasi dan kolaborasi agar potensi ekonomi syariah memberi…

21 jam ago
  • Berita
  • Palembang
  • Sumsel

Joncik Tegaskan KDEKS Harus Berujung pada Ekonomi Rakyat

Bupati Joncik Muhammad menegaskan KDEKS harus menghasilkan kerja nyata, menggerakkan UMKM, dan memberi dampak langsung…

1 hari ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Headline
  • Sumsel

Truk Terjun ke Jurang 80 Meter di Tikungan S Pendopo, Satu Tewas

Truk Dyna terjun ke jurang sedalam 80 meter di Tikungan S Pendopo, Empat Lawang. Pengemudi…

2 hari ago
  • Empat Lawang
  • Kasus
  • Sumsel

Polisi Ungkap Curanmor di Pendopo, Dua Terduga Pelaku Diamankan

Polres Empat Lawang mengungkap kasus curanmor di Pendopo. Dua terduga pelaku diamankan setelah motor korban…

2 hari ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Kecelakaan di Talang Banyu, Satu Orang Meninggal

Kecelakaan di Talang Banyu Empat Lawang melibatkan Vario, Suzuki Carry dan Supra Fit. Satu pengendara…

2 hari ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

21 Paket Sabu Diamankan, Polres Empat Lawang Bongkar Dugaan Peredaran

Polres Empat Lawang mengamankan LA dan 21 klip diduga sabu seberat 5,55 gram di Kota…

3 hari ago