Categories: Kasus Metropolis Palembang Sumsel

Aksi Jambret di Jembatan Ampera, Mahasiswi Kehilangan Gelang Emas Rp12 Juta

Kepolisian juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada, terutama saat berkendara seorang diri dan mengenakan perhiasan mencolok.

BACA JUGA: Koordinator Tenaga Ahli Desa Jadi Tersangka Baru Kasus APAR di Empat Lawang

Pasalnya, pelaku jambret kerap mengincar korban yang terlihat lengah atau menonjolkan barang berharga.

Aksi Jambret Kian Marak

Kasus yang dialami Rini bukanlah yang pertama. Dalam beberapa bulan terakhir, sejumlah kasus jambret di Palembang mencuat ke permukaan.

Mulai dari penjambretan kalung emas, uang tunai, hingga telepon genggam, semuanya dilakukan dengan modus serupa: memepet korban di jalan lalu kabur usai merampas barang berharga.

Sebelumnya, aparat juga sempat menangkap penjambret yang menyamar menggunakan jaket ojek online untuk mengelabui korban dan warga sekitar.

Bahkan ada kasus seorang ibu dan anak yang jatuh bersama driver ojek online setelah dijambret, kehilangan uang puluhan juta rupiah.

BACA JUGA: Kasus Pembacokan Sopir Pickup di Lahat, Tersangka Resmi Diserahkan ke Kejaksaan

Fenomena ini menunjukkan bahwa kawanan jambret terus mencari cara agar bisa melancarkan aksinya tanpa mudah dicurigai.

Kondisi ini membuat warga semakin resah, apalagi ketika pelaku berani beraksi di siang bolong di lokasi ramai.

Masyarakat Diminta Waspada

Kasus Rini di Jembatan Ampera menjadi alarm bagi warga Palembang untuk lebih berhati-hati.

Polisi meminta agar masyarakat tidak mengenakan perhiasan mencolok saat berkendara dan selalu waspada terhadap gerak-gerik orang di sekitar jalan.

“Kejahatan bisa terjadi kapan saja dan di mana saja. Yang terpenting, jangan lengah dan segera laporkan jika menjadi korban,” kata seorang petugas kepolisian yang enggan disebutkan namanya.

BACA JUGA: Nekat Curi 39 Tandan Sawit, Pemuda PALI Dibekuk Polisi

Selain itu, warga juga diimbau untuk tidak melawan ketika berhadapan dengan penjambret, karena keselamatan diri jauh lebih penting dibandingkan harta benda.

Trauma Psikologis Korban

Meski tidak mengalami luka fisik, peristiwa itu meninggalkan trauma bagi Rini.

Page: 1 2 3

Redaksi

Share
Tags: aksi kejahatan jalanan gelang emas dijambret jambret di Jembatan Ampera Palembang jambret Palembang Jembatan Ampera kawanan jambret korban jambret korban kehilangan gelang emas Rp12 juta laporan polisi mahasiswi jadi korban jambret Polrestabes Palembang Polrestabes Palembang terima laporan jambret

Recent Posts

  • Berita
  • Empat Lawang
  • Religi
  • Sumsel

DMI Empat Lawang Tegaskan Masjid Harus Jadi Pusat Peradaban

Ketua DMI Empat Lawang Dodi Irawan menegaskan masjid harus menjadi pusat peradaban, pendidikan dan pemberdayaan…

1 hari ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

DMI Sumsel Tegaskan Empat Lawang Harus Jadi Pusat Gerakan Masjid

Ketua DMI Sumsel menegaskan DMI Empat Lawang harus menyatu dengan pemerintah dan aktif menguatkan agenda…

2 hari ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

DMI Empat Lawang Bangkit, Kepengurusan Baru Resmi Dilantik

Kepengurusan baru DMI Empat Lawang resmi dilantik. Bupati Joncik berharap organisasi kembali aktif dan mampu…

2 hari ago
  • Artikel
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Pendidikan
  • Sumsel

Deah Monica Soroti Tata Ruang dan Permukiman di Sekitar Rel Kereta Api Empat Lawang

Artikel ilmiah Deah Monica mengulas implementasi kebijakan Rencana Tata Ruang Wilayah terhadap permukiman di sekitar…

2 hari ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Api Berkobar di Tebing Alay, BPBD Turunkan Enam Personel

Kebakaran lahan terjadi di Tebing Alay, Empat Lawang. BPBD mengerahkan enam personel untuk memadamkan api…

2 hari ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Delapan Pekerja Sekolah Rakyat Dipulangkan, Buntut Aksi Ngadu ke Bupati

Delapan pekerja proyek Sekolah Rakyat Empat Lawang dipulangkan setelah mengadukan upah. Pihak Waskita membantah ada…

3 hari ago