Seorang pemuda di Ogan Ilir nekat mengancam ibu kandung dan sepupunya dengan pisau. Emosi tak terkendali membuatnya kini harus berurusan dengan polisi. Foto: dok/ist
Indralaya, LintangPos.com – Ogan Ilir kembali digemparkan oleh ulah seorang pemuda yang tak mampu menahan emosinya. Andri Hardany (28), warga Kelurahan Timbangan, Kecamatan Indralaya Utara, harus merasakan dinginnya lantai sel setelah ditangkap Tim Singo Layo Unit Reskrim Polsek Indralaya.
Ironisnya, yang menjadi sasaran kemarahan Andri bukanlah orang asing, melainkan darah dagingnya sendiri: ibu kandung dan sepupunya.
Insiden ini terjadi pada Sabtu (20/9) sekitar pukul 16.00 WIB di depan Taman Pancasila, Indralaya.
Kapolsek Indralaya AKP Junardi SH, didampingi Kanit Reskrim Aiptu Defriansyah, menuturkan kronologi kejadian bermula ketika Nurhisan (19), sepupu tersangka, tengah duduk santai di ruang tamu.
Suasana rumah mendadak ricuh setelah terdengar suara pertengkaran antara Andri dan ibunya dari dapur.
“Setelah itu korban didatangi oleh pelaku sambil mengancam dengan menggunakan senjata tajam jenis pisau,” ujar Junardi.
BACA JUGA: Motor Hasil Curas Ditemukan, Polsek Lintang Kanan Kembalikan ke Pemilik
Disebutkan, kemarahan Andri dipicu rasa sakit hati karena kerap dimarahi ibunya.
Luapan emosi itu membuatnya hilang kendali, bahkan tega menakut-nakuti keluarganya sendiri dengan sebilah pisau dapur.
Nurhisan yang ketakutan lari keluar rumah, namun Andri tetap mengejar sambil mengacungkan pisau.
Kejar-kejaran itu membuat keluarga panik hingga akhirnya mereka melapor ke Polsek Indralaya.
Tak butuh waktu lama, Tim Singo Layo yang dipimpin Kanit Reskrim bersama Katim Buser Bripka Heri Indrawan langsung mendatangi lokasi.
Tersangka berhasil diamankan beserta barang bukti pisau dapur yang digunakan untuk mengancam.
BACA JUGA: Longsor Ancam Jembatan Sungai Beliti, Jalur Lintas Sumatera Dijaga Ketat
“Pelaku sudah mengakui perbuatannya. Saat ini Andri Hardany beserta barang bukti satu bilah pisau telah diamankan di Polsek Indralaya,” tegas Kapolsek. (*/red)
Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad meninjau langsung kesiapan akhir Sekolah Rakyat menjelang pelaksanaan…
Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad melakukan kunjungan dan pengecekan akhir kesiapan Sekolah Rakyat menjelang pelaksanaan…
Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad menghadiri Rapimwil Pemuda Muhammadiyah Sumsel sekaligus pelantikan PDPM Lubuk Linggau.
Lima desa di Empat Lawang diusulkan mendapat pembangunan BTS untuk memperluas akses internet dan mengurangi…
Dua qori asal Rejang Lebong, Herdiansyah dan Nofita Sari, mewakili Bengkulu pada MTQ Nasional 2026…
Festival Literasi Sumsel 2026 resmi dibuka Herman Deru. Sebanyak 4.648 buku terkumpul dalam gerakan memperkuat…