Categories: Berita Desa Lahat Pemerintahan Sumsel

Anggaran Desa Lahat Turun Tajam! Tapi Bupati Minta Warga Tak Boleh ‘Lemes’—Ini Strategi Bertahannya

Ringkasan Berita:

° Penurunan Dana Desa hingga 14,79 persen memaksa desa-desa di Lahat beradaptasi.

° Bupati Bursah menegaskan pembangunan tak boleh stagnan dan mendorong kreativitas desa.

° Pemkab menyiapkan Forum Pertemuan Desa, sementara sejumlah kades menilai situasi sebagai momentum berinovasi.


LAHAT, LINTANGPOS.com – Pemerintah Kabupaten Lahat tengah bersiap menghadapi situasi fiskal yang lebih ketat pada tahun depan.

Di tengah penurunan anggaran yang cukup signifikan, Bupati Lahat Bursah Zarnubi menyerukan satu pesan penting: desa tidak boleh berhenti bergerak.

“Kondisi anggaran memang sedang ketat. Namun dengan kreativitas, dana yang ada tetap bisa mendorong ekonomi lokal,” ujar Bursah saat menyampaikan arah kebijakan desa untuk tahun anggaran 2026.

Baginya, keterbatasan justru harus dibaca sebagai ruang untuk menemukan cara-cara baru.

Penurunan Dana Desa (DD) yang mencapai 14,79 persen memang bukan angka kecil. Dari Rp271,95 miliar pada 2025, alokasi tahun 2026 hanya Rp231,75 miliar.

Penyusutan ini mengikuti perubahan formula transfer ke daerah dan penajaman kebijakan nasional pada program prioritas seperti penanggulangan kemiskinan ekstrem dan percepatan penurunan stunting.

BACA JUGA: Tersangka Tak Sendiri? Kuasa Hukum Bongkar Dugaan Pelaku Lain di Balik Korupsi Hibah KONI Lahat

Selain DD, Pemkab Lahat menetapkan pos lain bagi desa: ADD Rp155,91 miliar, DBH Pajak Rp13,93 miliar, dan DBH Retribusi Rp511,84 juta.

Totalnya mencapai Rp402,11 miliar—tetap besar, namun lebih ketat dibanding tahun sebelumnya.

Untuk menghadapi tekanan itu, Pemkab menyiapkan sebuah Forum Pertemuan Desa, ruang kolaborasi yang diharapkan menjadi dapur strategi bagi kepala desa dalam merespons dinamika fiskal.

Wakil Bupati Widya Ningsih menambahkan pentingnya membuka pintu kemitraan, terutama dengan sektor swasta.

“Inovasi perlu diperluas, termasuk kerja sama pembangunan,” ujarnya.

Di lapangan, respons para kepala desa beragam namun umumnya realistis. Sekretaris Forum Desa Kabupaten Lahat, Bambang Heriadi, menyebut penurunan ADD maupun DD memang sempat membuat banyak desa terkejut.

BACA JUGA: 12 Kades di Lahat Tersandung Narkoba, Bupati Bergerak Cepat Jabatan Langsung Melayang!

ADD sendiri ikut menyusut karena kini dihitung 10 persen dari Dana Perimbangan dalam APBD Kabupaten—yang tahun ini juga turun.

Page: 1 2

Redaksi

Share
Tags: ADD Bursah Zarnubi dana desa ekonomi lokal Forum Pertemuan Desa inovasi desa Lahat pembangunan desa penurunan anggaran

Recent Posts

  • Artikel
  • Nasional

Ferry Irwandi Ingatkan Ilmu Padi: Tak Perlu Sibuk Membuktikan Diri

Ferry Irwandi mengingatkan bahwa semakin seseorang berilmu dan terampil, semakin penting untuk tetap rendah hati…

9 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Mobil Tangki Air Terbalik Saat Suplai Air ke Sekolah Rakyat

Tangki air Perumda Tirta Seguring Betung terbalik saat membawa suplai air ke Sekolah Rakyat. Dua…

9 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Sumsel

Makmano Karhutla Digencarkan, Petani Diingatkan Tak Bakar Lahan

Polres Empat Lawang menggencarkan Makmano Karhutla dengan menyambangi petani dan mengingatkan warga agar tidak membuka…

15 jam ago
  • Empat Lawang
  • Pendidikan
  • Sumsel

Kepsek SRT 1 Empat Lawang Angkat Bicara Soal Dugaan Perundungan

Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Empat Lawang, Suparno, memberikan tanggapan terkait dugaan perundungan

22 jam ago
  • Berita
  • Empat Lawang
  • Headline
  • Pendidikan
  • Sumsel

Siswa Sekolah Rakyat Diduga Dirundung, Berujung Patah Tangan

Siswa Sekolah Rakyat Empat Lawang diduga menjadi korban perundungan hingga cedera tangan dan harus dipulangkan…

23 jam ago
  • Artikel
  • Nasional

Sulit Bilang “Tidak”? Bisa Jadi Kamu Seorang People Pleaser

People pleaser kerap mengutamakan kebahagiaan orang lain hingga lupa mengenali dan memenuhi kebutuhan dirinya sendiri.

2 hari ago