Menurutnya, kasus tersebut terjadi ketika Yansori masih menjabat sebagai kepala desa.
“Kasus ini sebenarnya saat beliau masih jadi Kepala Desa dulu,” jelasnya.
Meski demikian, Edwin mengaku prihatin atas situasi yang menimpa salah satu kader terbaik partainya tersebut.
“Yansori merupakan kader partai yang aktif, memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Di mata kami beliau cukup baik,” tutupnya.
Kasus ini menjadi ujian besar bagi Partai Gerindra di Ogan Ilir, sekaligus menambah daftar panjang perkara dugaan mafia tanah yang masih menjadi momok serius dalam penegakan hukum di daerah. (*/red)
Page: 1 2
Salah seorang warga, Leki, mengatakan gagal panen terjadi di sejumlah kawasan persawahan atau ladangan di…
Penelitian Nestia Destiani membahas pemanfaatan WhatsApp sebagai media penyebaran pesan dakwah oleh remaja di Desa…
Ketua DMI Empat Lawang Dodi Irawan menegaskan masjid harus menjadi pusat peradaban, pendidikan dan pemberdayaan…
Ketua DMI Sumsel menegaskan DMI Empat Lawang harus menyatu dengan pemerintah dan aktif menguatkan agenda…
Kepengurusan baru DMI Empat Lawang resmi dilantik. Bupati Joncik berharap organisasi kembali aktif dan mampu…
Artikel ilmiah Deah Monica mengulas implementasi kebijakan Rencana Tata Ruang Wilayah terhadap permukiman di sekitar…