Kebakaran melanda Ponpes Darul Hufadz, menghanguskan asrama dan kantin. Damkar bergerak cepat, api padam 40 menit. Kerugian Rp200 juta, tanpa korban jiwa, Sabtu (29/11/2025) dini hari. Foto: Istimewa
° Kebakaran dini hari menghanguskan asrama dan kantin Pondok Pesantren Darul Hufadz di Muara Pinang.
° Tim Damkar tiba cepat dan memadamkan api dalam 40 menit.
° Kerugian ditaksir Rp200 juta tanpa korban jiwa. Kebakaran diduga akibat korsleting listrik.
EMPAT LAWANG, LINTANGPOS.com — Kebakaran hebat melanda Pondok Pesantren Darul Hufadz (Tinggil) di Desa Muara Pinang Baru, Kecamatan Muara Pinang, Kabupaten Empat Lawang, pada Sabtu (29/12/2025) sekira pukul 01.05 WIB.
Dua bangunan, yakni satu unit asrama santri dan satu unit kantin, dilaporkan ludes dilalap api.
Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh warga sekitar yang melihat kobaran api dan segera melapor kepada petugas piket Dinas Pemadam Kebakaran sekitar pukul 01.08 WIB.
Mendapat laporan tersebut, petugas Damkar Zona III Muara Pinang langsung bergerak menuju lokasi, disusul armada dari Zona II Pendopo beberapa menit kemudian.
Sekitar pukul 01.10 WIB, tim pertama tiba di lokasi dan langsung melakukan proses pemadaman dibantu warga.
Api berhasil dikendalikan dan dipadamkan sepenuhnya dalam waktu sekitar 40 menit berkat respons cepat tim lapangan serta kerja sama masyarakat.
BACA JUGA: Kebakaran di Empat Lawang! Dua Rumah Hangus pada Dini Hari, Kerugian Capai Setengah Miliar!
Berdasarkan pendataan awal, kerugian diperkirakan mencapai Rp200 juta.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Sementara itu, penyebab kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dari salah satu bangunan.
BPBD Kabupaten Empat Lawang mengimbau masyarakat, terutama pengelola fasilitas umum seperti pondok pesantren, agar lebih rutin memeriksa kondisi instalasi listrik guna mencegah kebakaran serupa.
Dokumentasi kegiatan pemadaman dari tim Damkar dan BPBD turut dilampirkan sebagai bahan laporan resmi. (*/red)
Film drama emosional tentang trauma, kehilangan, dan perjalanan berdamai dengan masa lalu, sekaligus pengingat bahwa…
Na Willa menghadirkan kisah masa kecil yang hangat sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih…
Oknum Kades di Musi Rawas ditangkap di Deli Serdang setelah kabur terkait dugaan pemerasan dan…
Lansia berinisial AS ditemukan meninggal di siring Desa Pagar Gunung, Kepahiang. Polisi masih menyelidiki penyebab…
Salah seorang warga, Leki, mengatakan gagal panen terjadi di sejumlah kawasan persawahan atau ladangan di…
Penelitian Nestia Destiani membahas pemanfaatan WhatsApp sebagai media penyebaran pesan dakwah oleh remaja di Desa…
View Comments