Ia pun menegaskan bahwa kepemimpinan sejati berangkat dari keluarga, sebelum tercermin dalam kebijakan publik.
Tak lupa, Enos menyampaikan apresiasi kepada para guru dan tenaga pendidik.
Ia menilai, dari tangan merekalah fondasi karakter dan masa depan generasi OKU Timur dibangun dengan penuh dedikasi.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten OKU Timur, Wakimin, S.Pd., M.M., mengatakan pelaksanaan pengambilan rapor yang melibatkan peran ayah berjalan positif.
Meski tanpa surat edaran resmi, imbauan moral yang disampaikan Disdikbud disambut baik oleh masyarakat.
“Alhamdulillah, imbauan ini direspons positif. Orang tua hadir secara organik karena kesadaran sendiri. Terpantau lebih banyak bapak-bapak yang mendampingi anak-anak ambil laporan hasil belajar,” ungkapnya.
Apa yang dilakukan Bupati OKU Timur pagi itu mungkin tampak sederhana.
Namun pesannya melampaui seremoni: pembangunan pendidikan bukan hanya soal kebijakan dan fasilitas, melainkan tentang kehadiran, perhatian, dan keteladanan orang tua dalam kehidupan anak. (*/red)
Page: 1 2
Open House dan pembukaan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Empat Lawang Tahun Ajaran 2026/2027…
Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad meninjau langsung kesiapan akhir Sekolah Rakyat menjelang pelaksanaan…
Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad melakukan kunjungan dan pengecekan akhir kesiapan Sekolah Rakyat menjelang pelaksanaan…
Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad menghadiri Rapimwil Pemuda Muhammadiyah Sumsel sekaligus pelantikan PDPM Lubuk Linggau.
Lima desa di Empat Lawang diusulkan mendapat pembangunan BTS untuk memperluas akses internet dan mengurangi…
Dua qori asal Rejang Lebong, Herdiansyah dan Nofita Sari, mewakili Bengkulu pada MTQ Nasional 2026…