Acara pelepasan ini juga dihadiri sejumlah pejabat seperti Kadis Perhubungan Sumsel Arinarsah, Kadis Kesehatan Sumsel Trisnawarman, dan Karo Organisasi Sumsel Achmad Tarmizi.
Kehadiran berbagai unsur pemerintahan ini menegaskan bahwa misi kemanusiaan bukan hanya gerakan spontan, tetapi sebuah komitmen bersama.
Momentum ini memperlihatkan satu hal: rasa kemanusiaan masyarakat Sumatera Selatan tak pernah padam.
Ketika saudara sebangsa membutuhkan uluran tangan, Sumsel bergerak cepat—menyatukan pemerintah, TNI, relawan, dan warga dalam satu frekuensi: membantu sesama.
Dengan semangat bersatu, Sumsel kembali menunjukkan bahwa solidaritas bukan sekadar slogan, melainkan kerja nyata di saat paling dibutuhkan. (*/red)





