Baterai Monster, Harga Lebih Masuk Akal! OnePlus 15R Datang Diam-Diam Tapi Menggoda

oleh -146 Dilihat
oleh
OnePlus 15R menawarkan performa flagship dan baterai terbesar di kelasnya dengan harga lebih murah, namun harus berkompromi di sektor kamera dan fitur pengisian daya. (*/IST)

Ringkasan Berita:

° OnePlus 15R hadir sebagai alternatif flagship dengan harga lebih terjangkau.

° Mengusung baterai raksasa 7.400mAh, layar 165Hz, dan performa kencang, ponsel ini mengorbankan kamera dan wireless charging demi menekan harga di kisaran USD 700.


JAKARTA, LINTANGPOS.com – Di tengah persaingan smartphone flagship yang kian panas dan mahal, OnePlus kembali memainkan kartu lamanya: menghadirkan ponsel “rasa flagship” dengan harga lebih bersahabat.

OnePlus 15R memang tidak diluncurkan bersamaan dengan OnePlus 15 versi standar, namun strateginya tetap konsisten sejak generasi “R” pertama—memotong beberapa sudut tanpa merusak pengalaman inti.

Dengan selisih harga sekitar USD 200 lebih murah dibanding OnePlus 15, OnePlus 15R langsung menempati posisi unik.

Ia bukan ponsel kelas menengah biasa, tetapi juga bukan flagship penuh. Pertanyaannya, kompromi apa saja yang dilakukan OnePlus, dan apakah pengorbanan itu sepadan dengan harga USD 700?

Desain Premium yang Tak Terlihat Murahan

Sekilas, OnePlus 15R hampir tak bisa dibedakan dari OnePlus 15. Bahasa desainnya sama: minimalis, modern, dan bersih.

BACA JUGA: iPhone Fold Dirumorkan Tanpa Face ID! Inovasi Apple yang Bisa Jadi Penentu Nasib di 2026

Modul kamera tetap berada di sudut kiri atas dengan bentuk khas OnePlus, hanya saja ukurannya sedikit lebih kecil. Dari kejauhan, perbedaan ini nyaris tak terasa.

Pilihan warna dibuat lebih sederhana—Charcoal Black dan Mint Breeze. Varian Mint Breeze yang berwarna hijau muda tampil segar tanpa terlihat norak.

Lapisan kaca buram di bagian belakang terasa premium di tangan sekaligus cukup efektif menahan sidik jari.

Yang mengejutkan, OnePlus tidak memangkas aspek ketahanan. OnePlus 15R mengantongi sertifikasi IP66, IP68, IP69, hingga IP69K—level perlindungan yang bahkan jarang ditemukan di ponsel flagship mahal.

Artinya, ponsel ini tahan debu, tahan rendaman air, hingga semprotan air bertekanan tinggi.

Untuk pengguna aktif atau yang sering beraktivitas di luar ruangan, ini nilai tambah besar.

BACA JUGA: Huawei Mate 70 Air Muncul Diam-Diam, Tipisnya Bikin iPhone Air Terancam?

OnePlus juga mengganti slider notifikasi ikonik dengan tombol baru bernama Plus Key.

Tombol ini bisa dikustomisasi untuk fungsi tertentu seperti membuka kamera atau senter, serta terintegrasi dengan fitur AI Mind Space.

Sayangnya, fleksibilitasnya masih terbatas dan jauh dari konsep “bebas” seperti Action Button milik iPhone.

Layar 165Hz: Lebih dari Sekadar Angka?

Di sektor layar, OnePlus 15R tampil sangat percaya diri. Panel AMOLED 6,83 inci beresolusi 2800 x 1272 piksel menghasilkan tampilan tajam dan kaya warna.

Namun sorotan utamanya tentu refresh rate 165Hz—angka yang bahkan melampaui sebagian besar flagship premium yang masih mentok di 120Hz.

BACA JUGA: Xiaomi Nekat Lompat ke Seri 20, Tinggalkan Angka 19 demi Menantang iPhone Ultah ke-20?

Apakah perbedaan 120Hz dan 165Hz terasa signifikan? Untuk kebanyakan pengguna, mungkin tidak.

Namun bagi gamer mobile atau pengguna yang menginginkan scrolling super mulus, layar ini jelas menawarkan pengalaman di atas rata-rata.

Kecerahan puncak mencapai 1.800 nits, cukup untuk penggunaan di bawah sinar matahari terik.

Di sisi lain, tingkat kecerahan minimum yang sangat rendah membuat mata tetap nyaman saat penggunaan malam hari.

Secara keseluruhan, layar OnePlus 15R adalah salah satu yang terbaik di kelas harganya.

Performa Ngebut Tanpa Drama

BACA JUGA: Selfie Bak Kamera Profesional! Selfix Case Bawa Layar Belakang ke iPhone 17 Pro—Saingi Xiaomi 17 Pro?

Dapur pacu OnePlus 15R ditenagai Snapdragon 8 Gen 5, bukan versi Elite yang digunakan flagship teratas.

Meski demikian, chipset ini tetap tergolong kelas atas dan dipadukan dengan RAM 12GB.

Dalam penggunaan sehari-hari, performanya nyaris tanpa cela. Aplikasi terbuka cepat, multitasking lancar, dan game berat berjalan mulus.

Di dunia nyata, perbedaan dengan chipset “terkencang” nyaris tak terasa. Skor benchmark memang sedikit di bawah versi Elite, tetapi pengalaman pengguna tetap terasa premium.

Untuk tahun 2025, performa OnePlus 15R bisa dibilang lebih dari cukup—bahkan untuk beberapa tahun ke depan.

Baterai Jadi Senjata Utama

BACA JUGA: Fitur iOS 26.2 Ini Bikin iPhone Kamu Mustahil Lupa! Alarm dan Reminder Kini Menyatu Total

Jika harus memilih satu alasan utama membeli OnePlus 15R, baterai adalah jawabannya.

Dengan kapasitas 7.400mAh, ini adalah baterai smartphone konsumen terbesar di Amerika Utara menurut OnePlus.

Bahkan OnePlus 15 “kalah besar” dengan kapasitas 7.300mAh.

Hasilnya? Daya tahan luar biasa. Penggunaan dua hari penuh bukan sekadar klaim marketing, melainkan realistis untuk banyak pengguna.

Teknologi Silicon Nanostack memungkinkan kapasitas besar tanpa membuat bodi ponsel terasa seperti batu bata.

Pengisian daya kabel mendukung hingga 55W dengan charger bawaan, atau 80W dengan adaptor tambahan.

BACA JUGA: OnePlus 15R Si Baterai Raksasa Resmi Muncul: Layarnya 165Hz, Charging Ngebut, Harga Tetap Ramah Kantong!

Namun di sinilah kekecewaan muncul: tidak ada wireless charging.

Di tahun 2025, absennya fitur ini pada ponsel USD 700 terasa sulit dimaafkan, terutama untuk pasar Amerika Utara yang sudah terbiasa dengan charging nirkabel.

Kamera: Cukup, Tapi Bukan Daya Tarik

OnePlus tampaknya sadar betul bahwa kamera bukan fokus utama 15R.

Konfigurasi dua kamera belakang—50 MP utama dan 8 MP ultrawide—terasa minimalis, bahkan tertinggal dibanding kompetitor yang sudah menawarkan lensa telefoto di harga serupa.

Hasil fotonya tidak buruk, tapi juga tidak istimewa.

BACA JUGA: Samsung Kuasai Dunia! Pangsa Lipatannya Meledak di Q3 2025, Saingi Ancaman iPhone Lipat

Kamera utama mampu menghasilkan foto cerah dengan warna yang cukup hidup, sementara kamera ultrawide hanya sekadar “ada”.

Kamera depan 32 MP cukup baik untuk selfie dan media sosial, namun sekali lagi, bukan yang terbaik di kelasnya.

Bagi pengguna yang menjadikan kamera sebagai prioritas utama, OnePlus 15R jelas bukan pilihan ideal.

Software Bersih dengan Sentuhan AI

OnePlus 15R menjalankan OxygenOS berbasis Android 16. Antarmukanya bersih, ringan, dan minim bloatware.

Fitur AI Mind Space menjadi sorotan, berfungsi sebagai pusat penyimpanan catatan suara, tangkapan layar, dan terintegrasi dengan Google Gemini.

BACA JUGA: Akhirnya! Samsung Beri Kabar Baik untuk Pemilik Galaxy S23 FE—Update Keamanan Resmi Meluncur!

Menariknya, fitur AI ini bersifat opsional. Jika tidak tertarik, pengguna bisa mengabaikannya tanpa mengganggu pengalaman utama.

OxygenOS tetap terasa seperti Android yang sederhana dan menyenangkan.

Layak Dibeli atau Naik Kelas?

OnePlus 15R adalah ponsel yang sangat kuat di beberapa aspek dan biasa saja di aspek lain.

Baterainya luar biasa, layarnya memukau, dan performanya kencang. Namun kamera yang biasa dan absennya wireless charging menjadi catatan besar.

Di harga USD 700, persaingan sangat ketat.

BACA JUGA: POCO Kejutkan Pasar! Dua Tablet Baru & F8 Series Siap Guncang Apple & Samsung?

Dengan menambah sekitar USD 100, pengguna bisa melirik Samsung Galaxy S25 atau Google Pixel 10 yang menawarkan kamera lebih lengkap.

Namun jika daya tahan baterai adalah prioritas utama, OnePlus 15R sulit ditandingi.

Singkatnya, OnePlus 15R adalah ponsel untuk mereka yang ingin “rasa flagship” tanpa membayar harga flagship penuh—dengan satu kompromi besar: kamera. (*/red)

CEK BERITA LINTANGPOS.com di Google Search 

No More Posts Available.

No more pages to load.